Komisi VII Minta Nicke Restrukturisasi SDM Pertamina

- Pewarta

Kamis, 30 Agustus 2018 - 02:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR Maman Abdurahman meminta PT Pertamina di bawah kepemimpinan Direktur Utama yang baru Nicke Widyawati untuk melakukan restrukturisasi sumber daya manusia (SDM).

“Yang terpenting adalah reposisi struktur yang diganti enggak hanya dirut dan di level direksi kalau di bawahnya tidak dilakukan reposisi tidak akan signifikan,” kata Maman usai diskusi yang bertajuk “Menelaah Kebijakan Energi Pemerintahan Jokowi” di Jakarta, Rabu (29/8/2018).

Maman menambahkan Nicke harus mampu menempatkan orang yang tepat di tempat yang tepat (right man in the right place).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan `wrong man in the right place` atau `right man in the wrong place`, tapi right man in the right place,” katanya.

Selain itu, Maman juga meminta agar Pertamina mengubah pola pikir agar lebih memprioritaskan produktivitas.

“Harapan saya yang terpenting Pertamina menjadi perusahaan yang profesional, akuntabel, berpandangan `outward looking`. Pertamina harus berkontribusi besar meningkatkan produksi nasional kita,” katanya.

Sebagai satu-satunya perusahaan migas pelat merah, Maman mengatakan Pertamina harus memiliki arah yang jelas ke depannya.

“Di tengah keberpihakan negara ke Pertamina, Pertamina ini anak tunggal, tapi jangan jadi perusahaan anak manja, harus mampu dan berani mereposisi dan meriorientasi arah kerja Pertamina ke depan,” katanya.

Menteri BUMN Rini Soemarno resmi menetapkan Nicke Widyawati sebagai pejabat definitif Direktur Utama PT Pertamina (Persero) dari sebelumnya sebagai pelaksana tugas (Plt).

Sejak 20 April 2018, Nicke ditunjuk menjadi Plt mengganti Elia Massa Manik yang diberhentikan dari jabatannya sebagai Dirut Pertamina. (jtr)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru