Kadin Dorong Industri Nasional Manfaatkan Teknologi “Blockchain”

- Pewarta

Rabu, 10 Oktober 2018 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mendorong pelaku industri nasional memanfaatkan teknologi “blockchain” yang saat ini dimanfaatkan antara lain pada mata uang digital.

“Pada awalnya teknologi blockchain masih dimanfaatkan sebatas pada mata uang digital atau cryptocurrency. Namun, seiring berjalan waktu, teknologi ini disadari bisa dimanfaatkan di banyak sektor, baik secara parsial ataupun secara menyeluruh,” kata Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Logistik dan Pengelolaan Rantai Pasok, Rico Rustombi, dalam siaran pers di Jakarta, Rabu (10/10/2018).

Rico mengingatkan bahwa survei yang dilakukan lembaga Credit Suisse pada 2017 menunjukkan telah terjadi pemanfaatan teknologi “blockchain” di sektor manufaktur dan produk konsumen mencapai sebesar 58 persen.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, ujar dia, pemberdayaan teknologi “blockchain” juga mencapai 53 persen untuk bidang sains dan/atau layanan kesehatan.

“Untuk sektor teknologi, media, dan telekomunikasi sekitar 48 persen, dan sektor jasa keuangan mencapai sebesar 36 persen,” papar Rico.

Teknologi “blockchain” adalah sistem pencatatan basis data yang terus berkembang dan tersebar luas di daring, yang terhubung dan diamankan dengan menggunakan teknik kriptografi sehingga dinilai berdaya tahan terhadap manipulasi atau modifikasi data.

Ia berpendapat bahwa saat ini masih sedikit yang memahami mengenai apa itu teknologi “blockchain” dan tentang kegunaannya, sehingga Kadin bekerja sama dengan Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) untuk lebih aktif melakukan advokasi dan edukasi kepada masyarakat luas.

Perambahan teknologi blockchain ke berbagai sektor, menurut Rico, merupakan fakta yang tak terelakkan mengingat keunggulan teknologi ini.

Dengan sistem pencatatan atau database untuk transaksi yang tersebar luas atau terdesentralisasi di jaringan, aplikasi ini menyajikan sistem keamanan data yang tangguh dan sulit diretas.

“Keunggulan lain dari blockchain adalah efisiensi dan transparansi dalam sistem yang dibangun,” ujar Rico.

Menurut dia, Indonesia memiliki potensi untuk bertumbuh sebagai raksasa teknologi digital, karena memiliki sejumlah keunggulan yaitu memiliki pertumbuhan pengguna internet dan pengguna ponsel pintar tertinggi di Asia.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa toko swalayan Carrefour di Eropa mengadopsi teknologi “blockchain” guna memastikan kesegaran ayam, telur dan tomat yang dipasok dari petani ke toko, kemudian merencanakan teknologi pembukuan digital itu agar dipakai lebih luas.

“Bagi Carrefour, jika terjadi krisis, dengan teknologi blockchain ini kami bisa melacak produk dan bisa menjelaskan semua hal tentang produk,” kata Sekretaris Jenderal Carrefour, Laurent Vallee, sebagaimana dikutip Reuters. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB