Jelang Pertemuan ECB, Dolar AS Dekati Tertinggi Dua Minggu

- Pewarta

Selasa, 5 Maret 2019 - 07:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Tokyo – Kurs dolar AS bertahan di dekat tingkat tertinggi dua minggu terhadap mata uang utama saingannya pada perdagangan Selasa (5/3/2019), didukung oleh ekonomi yang kuat dan pelemahan euro menjelang pertemuan kebijakan Bank Sentral Eropa (ECB).

Imbal hasil obligasi AS yang lebih tinggi membuat tawaran dolar AS tetap baik, dan meskipun suku bunga turun dari tingkat tertinggi semalam, para pedagang bertaruh greenback lebih menarik daripada beberapa mata uang lainnya.

Euro khususnya tetap goyah menjelang pertemuan ECB pada Kamis (7/3/2019). ECB menghadapi tekanan yang meningkat untuk mengatasi bagaimana melindungi ekonomi zona euro dari perlambatan yang berkepanjangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebaliknya, dikutip dari Reuters, dolar AS telah menikmati beberapa dukungan dari imbal hasil obligasi pemerintah AS yang lebih tinggi, karena data termasuk produk domestik bruto kuartal keempat, meredakan kekhawatiran potensi kerugian cepat dalam momentum ekonomi.

Indeks dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya berada di 96,668 setelah mencapai setinggi 96,816 hari sebelumnya, yang terkuat sejak 19 Februari.

Meskipun imbal hasil obligasi 10-tahun AS yang dijadikan acuan turun kembali dari tertinggi yang terlihat pada akhir Januari, permintaan mendasar untuk dolar AS tetap kuat sebagai tanda kepercayaan atas prospek ekonomi.

Euro sedikit berubah pada 1,1337 dolar AS setelah merosot 0,25 persen pada hari sebelumnya, ketika menyentuh level terendah 11-hari di 1,1309 dolar AS.

Sementara dolar AS menguat terhadap euro, dolar AS berada pada posisi defensif terhadap yen karena penghindaran risiko di pasar ekuitas mendukung mata uang Jepang. Indeks utama Wall Street jatuh pada perdagangan Senin (4/3/2019).

“Dolar menguat, saham jatuh dan obligasi AS naik di pasar yang lebih luas, dan kami terikat untuk melihat dolar menguat terhadap beberapa mata uang, sementara tergelincir terhadap yang lain dalam situasi seperti itu,” kata Shin Kadota, ahli strategi senior di Barclays.

Dolar AS secara efektif datar di 111,81 yen setelah turun 0,15 persen pada Selasa. Yen sering menarik tawaran pada saat terjadi volatilitas pasar dan ketegangan politik.

“Pertemuan ECB tidak mungkin memberikan kejutan besar, tetapi euro menjadi sangat tertekan karena bank sentral, setelah semua, diperkirakan menyerang nada dovish,” kata Kadota di Barclays.

Dolar Australia hampir datar di 0,7089 setelah mengumpulkan kenaikan 0,2 persen semalam karena ekspektasi berkurangnya ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat dan China.

Aussie menunjukkan reaksi terbatas terhadap serangkaian pernyataan yang dirilis pada pembukaan pertemuan tahunan parlemen China pada Selasa pagi. Mata uang ini peka terhadap perkembangan di China, mitra dagang utama Australia.

Fokus langsung adalah pada hasil pertemuan kebijakan Reserve Bank of Australia (RBA) Maret pada Selasa.

Dolar Australia telah mendapat pukulan besar bulan lalu setelah RBA mundur dari bias pengetatan yang telah berlangsung lama, mengatakan langkah selanjutnya dalam suku bunga bisa saja turun atau naik. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru