Jangan Pandang Bulu, Kasus Hukum Korupsi Jiwasraya Harus Trasparan

- Pewarta

Rabu, 10 Juni 2020 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Erman Umar. (Foto : Instagram @ermanumarpartners)

Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Erman Umar. (Foto : Instagram @ermanumarpartners)

Mediaemiten.com, Jakarta – Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Erman Umar meminta Kejaksaan Agung berani dan tak pandang bulu dalam melakukan penyidikan perkara korupsi PT Jiwasraya yang kini tengah bergulir.

“Kejaksaan Agung harus profesional,  terbuka,  dan menindak siapapun yang terlibat dalam perkara tersebut,” ungkap Erman dalam momentum hari jadi KAI ke 12 yang mengusung tema ‘Memperjuangkan Kebenaran dan Keadilan Hak Asasi Manusia Turut Aktif Dalam Pembangunan Nasional serta Menegakan Supremasi Hukum Indonesia’ di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Permintaan ini disampaikan Eman karena melihat perkembangan wajah hukum dan penegakan hukum di Indonesia yang dinilai sangat memprihatinkan, atau dengan kata lain jauh dari harapan para pencari keadilan. 

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagi sebagian masyrakat, keadilan menjadi barang mahal yang sulit dijangkau saat ini,” ungkap dia.

Sehinggga, kata dia, KAI mendesak agar penuntasan kasus mega korupsi Jiwasraya ini dilakukan dengan transparan.

“Kejaksaan agung harus berani menolak seandainya ada pihak pihak yang melakukan intervensi.  Jangan sampai ada diskriminasi di antara tersangka. Kalau memang layak dikenakan TPPU  seluruh tersangkanya,  jaksa harus berani melakukan itu,” tutur dia.

“Oleh karena itu dengan pembuktian kasus jiwasraya setidaknya nanti bisa menyelamatkan perekonomian masyrakat dari pengembalian kerugian negara,” ucap dia. (rad)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru