Ini Proyeksi Kinerja Keuangan PP Properti (PPRO) pada 2018

- Pewarta

Rabu, 30 Mei 2018 - 16:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta — Emiten properti PT PP Properti Tbk. menargetkan pertumbuhan kinerja bisnis yang cukup signifikan sepanjang tahun ini dengan mengupayakan beragam strategi pemasaran dan pendanaan.

Emiten berkode saham PPRO tersebut baru saja mengumumkan rencana untuk menerbitkan obligasi berkelanjutan senilai Rp2 triliun. Sebesar Rp1 triliun di antaranya akan diterbitkan tahun ini dan sudah mulai ditawarkan sejak Senin (28/5/2018).

Selain itu, perseroan juga akan menerbitkan medium term notes (MTN) secara bertahap tahun ini hingga total senilai Rp1 triliun. Jadi, total penggalangan dana dari obligasi dan MTN 2018 mencapai Rp2 triliun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan materi paparan publik perseroan dalam acara investor gathering dalam rangka penawaran umum obligasi perseroan pada Senin (28/5/2018), perseroan mengumumkan sejumlah target keuangan tahun ini.

Total aset perseroan tahun ini ditargetkan mencapai Rp15,75 triliun, meningkat 25% dibandingkan posisi akhir 2017 Rp12,56 triliun. Ekuitas meningkat 8,5% dari Rp5 triliun menjadi Rp5,43 triliun, sedangkan liabilitas meningkat 36% dari Rp7,55 triliun pada 2017 menjadi Rp10,32 triliun pada 2018.

Dengan proyeksi tersebut, debt to equity ratio perseroan akan meningkat dari 150,94% pada 2017 menjadi 189,95% pada 2018. Interest bearing ratio akan meningkat dari 71,25% menjadi 91,95%.

Nilai pemasaran atau marketing sales diestimasikan mencapai Rp3,8 triliun, tumbuh 27% dibandingkan realisasi 2017 Rp3,01 triliun. Sementara itu, pendapatan penjualan ditargetkan Rp3,2 triliun, meningkat 18% dibandingkan Rp2,7 triliun pada 2017.

Laba bersih diharapkan melonjak 20% dari Rp444 miliar pada 2017 menjadi Rp528 miliar tahun ini.

Total return on equity perseroan diharapkan meningkat dari 8,88% pada 2017 menjadi 9,73% tahun ini. (bis)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru