IHSG Menguat Seiring Mulai Masuknya Investor Asing

- Pewarta

Selasa, 30 Oktober 2018 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa (30/10/2018), ditutup menguat seiring mulai masuknya dana investor asing ke pasar saham.

IHSG BEI ditutup menguat sebesar 34,49 poin atau 0,60 persen menjadi 5.789,10. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 9,58 poin atau 1,06 persen menjadi 913,71.

BACA JUGA : IHSG Dibuka Menguat 7,81 Poin, LQ45 Pun Naik

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vice President Research Department, Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan bahwa investor asing yang mulai melakukan aksi beli membantu menopang pergerakan IHSG.

“Aliran dana asing diharapkan terus berlanjut agar dapat menunjang pola kenaikan IHSG hingga dalam jangka panjang,” katanya.

Berdasarkan data BEI, investor asing membukukan beli bersih atau “foreign net buy” sebesar Rp599,14 miliar pada Selasa (30/10) ini.

Ia menambahkan kondisi perekonomian nasional yang stabil serta laporan kinerja emiten kuartal ketiga yang cukup baik juga diharapkan menarik minat investor asing agar terus masuk ke pasar saham domestik.

“Jika terjadi koreksi, maka investor dapat manfaatkan situasi itu untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat sentimen domestik cukup solid,” katanya.

Analis senior CSA Research Institute Reza Priyambada mengatakan pergerakan bursa saham eksternal yang cenderung negatif menahan kenaikan IHSG lebih tinggi. “Sebagian investor masih khawatir perlambatan ekonomi global akibat sentimen perang dagang,” katanya.

Sementara itu tercatat, frekuensi perdagangan saham pada hari ini (30/10) sebanyak 353.373 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 10,68 miliar lembar saham senilai Rp7,43 triliun. Sebanyak 164 saham naik, 217 saham menurun, dan 126 saham tidak bergerak nilainya.

Bursa regional, di antaranya indeks Nikkei menguat 307,48 poin (1,45 persen) ke 21.457,28, indeks Hang Seng melemah 226,51 poin (0,91 persen) ke 24.585,52, dan indeks Strait Times melemah 15,09 poin (0,51 persen) ke posisi 2.966,45. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Sundown Markette 2026 Hidupkan Atmosfer Ramadan di Kawasan GBK

Jumat, 13 Mar 2026 - 19:25 WIB