MEDIA EITEN -Harga emas berjangka menguat pada akhir perdagangan Rabu (Kamis gi WIB), kenaikan hari ketiga berturut-turut, seirng turunnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS. Investor menunggu isyarat lebih lanjut tentang kenaikan lafon utang AS.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange menguat US$ 5 atau 0,25% menjadi US$ 1.982,10 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.993,10 dan terendah US$ 1.971,80 per ounce.
Emas membukukan penurunan bulanan sebesar 1,8 persen pada bulan Mei.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Banyak data ekonomi AS akan dirilis minggu ini, dengan data penggajian non-pertanian (NFP) pada bulan Mei yang akan dirilis pada hari Jumat (2/6), sebagian besar akan menjadi faktor dalam rencana Federal Reserve untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Dolar mundur dari tertinggi 10 minggu di tengah aksi ambil untung dan antisipasi data. Akan tetapi, prospek The Fed yang makin hawkish membuat greenback relatif didukung, sementara prospek aset non-imbal hasil seperti emas menjadi suram.
Namun, emas mungkin melihat peningkatan permintaan safe haven jika terjadi gagal bayar AS, yang kemungkinan akan memicu resesi. Anggota parlemen AS akan memberikan suara minggu ini untuk meloloskan RUU bipartisan buat menaikkan plafon utang dan mencegah krisis ekonomi.
Data ekonomi yang dirilis pada Rabu (31/5/2023) beragam. Indikator MNI melaporkan bahwa Chicago Business Barometer, juga dikenal sebagai Chicago PMI (Indeks Manajer Pembelian), turun 8,2 poin menjadi 40,4 pada bulan Mei, bertahan di bawah ambang batas 50 yang menunjukkan wilayah kontraksi selama 9 bulan berturut-turut. Para ekonom memperkirakan pembacaan 47,3.
Baca Juga:
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa pemberi kerja AS membukukan 10,1 juta lowongan pekerjaan pada bulan April, naik dari 9,7 juta pada bulan Maret dan terbesar sejak Januari.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman pada bulan Juli naik 34,80 sen atau 1,5% menjadiU$ 23,587 per ounce. Platinum untuk pengiriman pada bulan Juli, merosot US$ 22,90 atau 2,24% menjadiUS$ 999 per ounce.







