Harga Emas Sempat Tembus US$ 2.000

- Pewarta

Selasa, 21 Maret 2023 - 07:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok

MEDIA EMITEN – Harga emas dunia ditutup menguat pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), setelah menembus level psikologis US$ 2.000 dolar AS. Kekhawatiran atas penularan krisis sektor perbankan global membuat harga emas diburu investor.

Kontrak emas aktif untuk pengiriman April di Comex New York Exchange menguat ke US$ 9,30 atau tumbuh 0,47% menjadi US$ 1.982 per ounce. Sebelumnya harga emas berhasil diperdagangkan ke level tertinggi di angka US$ 2.014 dan terendah di US$ 1.970.

Emas sempat menguat di atas US$ 2.000 karena pengambilalihan Credit Suisse oleh UBS yang menjadi pemicu kekhawatiran tentang jatuhnya sektor perbankan dan mendorong permintaan safe haven cukup besar.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga emas telah bergerak cepat sejak krisis perbankan di AS mencuat. Krisis perbankan ini juga telah menyebar di Eropa dimana Credit Suisse Group harus mencari bantuan dari bank sentral Swiss.

“Emas mempertahankan momentum bullish meskipun harus anjlok US$ 45 dari level tertinggi intraday di US$ 2.010 karena harga menunjukkan ketahanan yang telah diperhitungkan dari US$ 1.965,” kata Sunil Kumar Dixit seorang ahli di SKCharting.

Emas juga diprediksi akan semakin diuji ketika Rabu (22/3/2023) esok The Fed akan mengadakan pertemuan membahas soal keputusan suku bunga yang akan dibacakan oleh Powell.

Merosotnya US$ juga menjadi pemicu penguatan emas kali ini. Setelah diketahui US$ anjlok pada penutupan perdagangan Senin kemarin usai pedagang mempertimbangkan Credit Suisse oleh Swiss UBS dengan indeks mengukur greenback terhadap enam mata uang asing utama lainnya.

Sementara itu, logam mulia lain seperti perak untuk pengiriman Mei terdongkrak 18,40 sen atau 0,82% menjadi US$ 22,646 per ounce. Disusul oleh platinum untuk pengiriman April naik menjadi US$ 18,20 atau 1,86% dan stagnan di US$ 996,80 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

Praktik Integrasi “Eco+” Ningbo Ditampilkan dalam Forum SCO

Selasa, 28 Apr 2026 - 18:30 WIB