Greenback Terus Melemah, Emas Terus Menguat

- Pewarta

Sabtu, 30 Juli 2022 - 10:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: harga emas melonjak, dolar AS melemah/Dok.

Foto ilustrasi: harga emas melonjak, dolar AS melemah/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), memperpanjang kenaikan untuk hari ketiga berturut-turut karena dolar AS terus melemah setelah data ekonomi menunjukkan bahwa Amerika Serikat secara teknis telah memasuki resesi.

Kontrak harga emas berjangka untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange melonjak US$ 12,6 atau 0,71%, menjadi ditutup pada 1,781,80 per ounce, setelah sempat mencapai level tertinggi di level US$ 1.784,60.

Sementara itu kontrak harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus menyelesaikan sesi dengan kenaikan US$12,60 atau 0,7% menjadi US$ 1.762,90, setelah menyentuh tertinggi sesi di level US$ 1.765,85 per ounce.

Untuk minggu ini kontrak harga emas Agustus naik 2,1%, terbesar sejak kenaikan 4,2% selama seminggu hingga 25 Februari.

Di sisi lain, dolar melemah di tengah penurunan tajam dalam imbal hasil obligasi pemerintah setelah investor menafsirkan ekonomi AS yang menyusut sebagai satu lagi alasan bagi Federal Reserve (Fed) untuk mengurangi langkah pengetatannya.

Greenback yang diperdagangkan berlawanan dengan emas, telah jatuh hampir satu persen jika digabungkan dalam dua hari terakhir terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya.

Grafik emas menunjukkan bahwa logam mulia itu dapat terus naik hingga US$ 1.800, jika dolar dan imbal hasil obligasi mundur lebih jauh dari proyeksi kenaikan suku bunga Federal Reserve yang lebih lembut sepanjang sisa tahun ini.

Data ekonomi yang dirilis Jumat (29/7/2022) juga mendukung emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE) AS, ukuran inflasi, melonjak 1% pada Juni, kenaikan terbesar sejak September 2005 dan menyusul kenaikan 0,6% pada Mei.

Dalam 12 bulan hingga Juni, indeks harga PCE naik 6,8%, kenaikan terbesar sejak Januari 1982 dan menyusul kenaikan 6,3% tahun ke tahun pada Mei. Inflasi tampak memanas pada Juni.

Institute for Supply Management Chicago Business Barometer turun menjadi 52,1 pada Juli dari 56 pada Juni, pembacaan terendah sejak Agustus 2020 dan juga lebih rendah dari perkiraan para ekonom untuk pembacaan stabil di 56.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 32,9 sen atau 1,66% menjadi US$ 20,197 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik US$ 13 atau 1,48% menjadi US$ 889,80 per ounce.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Berita Terkait

Permudah Pembayaran Premi Asuransi, BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia
Vesri Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500
PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence untuk Hasilkan Return yang Lebih Baik
Maskapa Penerbangan PT Garuda Indonesia Beberkan Sejumlah Strategi untuk Meraih Rp49 Triliun pada 2024
Platform Marketplace Tokopedia dan TikTok Shop Bergabung, Perusahaan Mulai Melakukan Restrukturisasi
BRI Tampilkan Perjalanan Transformasi Digital di Product Development Conference 2024
Dukung Pemimpin Berprestasi, Harian Investor Luncurkan Majalah Digital atau eMagz Investor Weekly
Harga Tahu dan Tempe Berpotensi Alami Kenaikan Akibat Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 10 Juli 2024 - 18:18 WIB

Permudah Pembayaran Premi Asuransi, BRI Jalin Kerja Sama dengan Manulife Indonesia

Rabu, 10 Juli 2024 - 09:24 WIB

Vesri Majalah Bisnis Global Fortune, PT Waskita Karya Tbk Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:30 WIB

PT Sinarmas Asset Management Kolaborasi dengan Artificial Intelligence untuk Hasilkan Return yang Lebih Baik

Kamis, 4 Juli 2024 - 11:17 WIB

Maskapa Penerbangan PT Garuda Indonesia Beberkan Sejumlah Strategi untuk Meraih Rp49 Triliun pada 2024

Kamis, 4 Juli 2024 - 09:36 WIB

Platform Marketplace Tokopedia dan TikTok Shop Bergabung, Perusahaan Mulai Melakukan Restrukturisasi

Rabu, 3 Juli 2024 - 11:00 WIB

BRI Tampilkan Perjalanan Transformasi Digital di Product Development Conference 2024

Senin, 1 Juli 2024 - 09:48 WIB

Dukung Pemimpin Berprestasi, Harian Investor Luncurkan Majalah Digital atau eMagz Investor Weekly

Sabtu, 29 Juni 2024 - 15:57 WIB

Harga Tahu dan Tempe Berpotensi Alami Kenaikan Akibat Pelemahan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS

Berita Terbaru