Emas Merosot Tertekan Optimisme Pembicaraan Plafon Utang AS

- Pewarta

Jumat, 19 Mei 2023 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: harga emas melonjak, dolar AS melemah/Dok.

Foto ilustrasi: harga emas melonjak, dolar AS melemah/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas merosot pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk sesi ketiga berturut-turut. Emas tertekan dolar AS yang lebih kuat di tengah optimisme pembicaraan plafon utang pemerintah AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Exchange, jatuh US$ 25,10 atau 1,26% menjadi ditutup pada US$1.959,80 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.988,80 dan terendah di US$ 1.954,40.

Kontrak berjangka emas mencapai level tertinggi sepanjang masa di US$ 2.085,40 per ounce pada 4 Mei.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama sainggannya, menyentuh tertinggi baru tujuh minggu di 103,63, dan terakhir naik 0,7% di 103,56, karena data ekonomi yang solid semakin mengurangi taruhan pelonggaran oleh Federal Reserve.

“Jika emas menembus di bawah US$ 1.942 dolar tanpa pemulihan yang signifikan, tren jangka menengah berubah menjadi bearish menyerukan koreksi yang lebih dalam,” kata Sunil Kumar Dixit, kepala strategi teknis di SKCharting.com.

Namun demikian, analis di UBS memperkirakan bahwa emas akan mencapai US$ 2.100 pada akhir tahun dan US$ 2.200 pada Maret 2024, mendesak investor untuk mempertahankan logam kuning sebagai salah satu pilihan teratas dalam portofolio mereka.

Data ekonomi yang dirilis pada Kamis (18/5/2023) semakin mengurangi daya tarik emas. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS turun menjadi 242.000 dalam pekan yang berakhir 13 Mei, turun 22.000 dari minggu sebelumnya. Para ekonom memperkirakan klaim sebesar 255.000.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun US$ 26,40 sen atau 1,1% menjadi ditutup pada US$ 23,633 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli merosot US$ 24,40 atau 2,25% menjadi US$ 1.058,2 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB