Emas Koreksi Tetekan Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga

- Pewarta

Rabu, 28 Juni 2023 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok.

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga emas terkoreksi pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menghentikan kenaikan dua sesi beruntun tertekan ekspektasi kenaikan suku bunga lebih lanjut dan kekhawatiran Fed tetap hawkish.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange merosot US$ 10 atau 0,52% menjadi ditutup pada US$ 1.923,80 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.940,30 dan terendah di US$ 1.919,80 per ounce. 

Data ekonomi yang dirilis pada Selasa (27/6/2023) juga menekan emas. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa pesanan baru AS untuk barang-barang tahan lama yang diproduksi meningkat US$ 4,9 miliar atau 1,7% menjadi US$ 288,2 miliar pada Mei, naik tiga bulan berturut-turut.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Indeks harga Rumah Nasional AS dari S&P CoreLogic Case-Shiller meningkat sebesar 0,5% pada April berdasarkan penyesuaian musiman dibandingkan dengan bulan sebelumnya.

Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan rumah baru AS melonjak 12,2% ke tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman sebesar 763.000 unit pada Mei, level tertinggi sejak Februari 2022.

Indeks Kepercayaan Konsumen dari The Conference Board meningkat menjadi 109,7 pada Juni, naik dari 102,5 pada Mei. Investor juga sedang menunggu data inflasi utama AS yang akan dirilis pada Jumat (30/6/2023).

Secara keseluruhan, angka penjualan rumah dan kepercayaan konsumen menunjukkan bahwa pembacaan inflasi yang dipantau Federal Reserve bisa datang lebih kuat dari yang diharapkan.

Dalam 12 bulan hingga April, indeks Pengeluaran Konsumsi Pribadi, atau indeks PCE utama, bersama dengan PCE inti, yang menghapus harga makanan dan energi yang tidak stabil, berjalan jauh di atas target Fed sebesar 2,0%. 

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 13,40 sen atau 0,59% menjadi ditutup pada US$ 22,96 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober meningkat S$ 1,10 atau 0,12% menjadi US$ 934 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB