Emas Koreksi, Tertekan Aksi Ambil Untung

- Pewarta

Jumat, 6 Januari 2023 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok.

Foto ilustrasi: Emas batangan/Dok.

MEDIA EMITEN – – Harga emas terkoreksi di bawah level psikologis US$ 1.850 per ounce pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), menghentikan kenaikan empat hari berturut-turut. Emas tertekan aksi ambil untung setelah greenback menguat didorong data ketenagakerjaan yang solid.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari di divisi Comex New York Exchange turun US$ 18,40 atau 0,99% menjadi US$ 1.840,60 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan menembus tertinggi US$ 1.864,30 dan terendah US$ 1.829,9 per ounce.

Dolar AS terapresiasi pada perdagangan Kamis (5/1/2023) karena pasar bereaksi terhadap serangkaian data pasar tenaga kerja, dengan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melonjak 0,77% menjadi 105,0490.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah reli selama empat sesi berturut-turut ke level tertinggi sejak 10 Juni, para perdagangan juga merealisasikan keuntungan mereka.

Data ekonomi yang dirilis Kamis (5/1/2023)lebih lanjut mengurangi daya tarik emas. The Automated Data Processing Inc. melaporkan bahwa pekerjaan AS di sektor swasta non-pertanian meningkat sebesar 235.000 pada Desember dari kenaikan 127.000 pada November, lebih baik dari yang diperkirakan.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim awal AS untuk tunjangan pengangguran turun 19.000 ke penyesuaian musiman 204.000 untuk pekan yang berakhir 31 Desember, level terendah sejak akhir September. Para ekonom memperkirakan 225.000 klaim untuk minggu terakhir.

Indeks Manajer Pembelian (PMI) Jasa-jasa AS dari S&P Global turun menjadi 44,7 pada Desember dari 46,2 pada November, naik sedikit dari pembacaan awal 44,4 dan di bawah ambang batas 50,0. Perubahan tingkat indeks menunjukkan bahwa aktivitas jasa semakin melemah.

Investor sedang menunggu data penggajian nonpertanian AS bulanan yang akan keluar pada Jumat waktu setempat.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 54 sen atau 2,25% menjadi US$ 23,424 per ounce. Platinum untuk pengiriman April merosot US$ 22,7 atau 2,08% menjadi US$ 1.069,60 per ounce.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB