MEDIA EMITEN – Harga emas berjangka tekoreksi pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena aksi ambil untung setelah harga emas naik dari posisi terendah kuartal keempat di tengah kebangkitan dolar AS dari posisi terendah dua minggu.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, melemah US$ 1,40 atau 0,07% menjadi US 1.977,20 per ounce, setelah menyentuh level tertinggi sesi di US$ 1.987,80 dan terendah di US$ 1.971,00 per ounce.
Indeks dolar AS yang kuat juga meredam emas. Namun demikian, emas berhasil mempertahankan kenaikan moderat sebesar 0,4 persen untuk minggu ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dolar menguat ketika investor menunggu rilis indeks harga konsumen (IHKI) pada Selasa (13/6/2023) dan hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Rabu (14/6/2023) untuk setiap petunjuk baru tentang seberapa tinggi bank sentral AS kemungkinan akan menaikkan suku bunga.
The Fed diperkirakan akan mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan 13-14 Juni, meskipun ada kemungkinan kenaikan suku bunga 25 basis poin, tergantung pada data inflasi dan kemungkinan akan tetap hawkish dan menunjukkan kemungkinan kenaikan pada Juli karena inflasi tetap di atas target 2%.
Jeda kenaikan suku bunga potensial Federal Reserve minggu depan hanya bisa menjadi salah satu alasan untuk tetap bullish pada emas meskipun logam kuning sekarang mengalami penurunan, analis di Citigroup dan Commerzbank mengatakan Kamis (8/6/2023).
Emas diperkirakan akan mencapai rata-rata 1.965 dolar AS dalam waktu dekat, analis di Citigroup mengatakan ketika mereka berbalik netral pada emas dari target sebelumnya di 1.915-2.100 dolar AS. Meski begitu, “bullish baru” bisa muncul dalam jangka menengah, kata mereka.
Baca Juga:
ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli menguat 6,20 sen atau 0,25% menjadi US$ 24,41 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun US$ 1,10 atau 0,11% menjadi US$ 1.012,80 per ounce.






