Emas Berjangka Naik Ditopang Pelemahan Dolar dan Penurunan Ekuitas

- Pewarta

Selasa, 9 April 2019 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik kembali di atas tingkat psikologis 1.300 dolar AS per ounce pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), didukung oleh pelemahan mata uang AS dan penurunan di pasar ekuitas AS.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni naik 6,30 dolar AS atau 0,49 persen, menjadi ditutup pada 1.301,90 dolar AS per ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, melemah 0,37 persen menjadi 97,02 pada pukul 17.19 GMT, tak lama sebelum penyelesaian perdagangan emas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dolar AS mundur maka emas yang dihargai dalam dolar AS biasanya naik, karena emas menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average turun 0,44 persen menjadi 26.309,65 poin pada pukul 17.29 GMT. Ketika ekuitas membukukan kerugian, biasanya mendorong para investor beralih ke emas, yang dinilai sebagai aset safe haven, sehingga mengangkat harga emas berjangka. Pada akhir pekan lalu, emas berjangka naik 1,3 dolar AS atau 0,10 persen, menjadi menetap di 1.295,60 dolar AS per ounce. Namun, pasar emas membukukan kerugian mingguan karena sebagian besar investor lebih menyukai aset yang dianggap berisiko, seperti saham, daripada bermain aman.

Adapun logam lainnya, perak untuk pengiriman Mei naik 13 sen AS atau 0,86 persen menjadi berakhir di 15,216 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli naik 7,50 dolar AS atau 0,83 persen, menjadi ditutup pada 912,90 dolar AS per ounce, demkian dilansir dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru