Dolar AS Terus Menguat

- Pewarta

Sabtu, 23 September 2023 - 09:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dolar AS Terus Menguat

Foto ilustrasi: Dolar AS terus menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya/Dok.

MEDIA EMITEN – Dolar Amerika Serikat (AS) terus menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat ( Sabtu pagi WIB), seiring dengan sikap hawkish para pejabat Federal Reserve.

Indeks dolar yang mengukur nilai greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, mengalami kenaikan sebesar 0,21%, mencapai angka 105,5876 pada penutupan perdagangan.

Gubernur Federal Reserve, Michelle Bowman, dalam pernyataannya memperkirakan bahwa kenaikan suku bunga mungkin akan diperlukan untuk mengendalikan inflasi dan menjaga agar tetap berada pada level 2% pada waktu yang tepat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, para pejabat Federal Reserve memproyeksikan bahwa inflasi akan terus berada di atas 2,0% hingga setidaknya akhir tahun 2025, sesuai dengan proyeksi ekonomi triwulanan yang baru saja dirilis oleh para pembuat kebijakan.

Presiden Federal Reserve Bank of Boston, Susan Collins, juga menegaskan dukungannya untuk mempertahankan suku bunga tetap tinggi, mengingat tantangan yang terus muncul dalam menangani inflasi yang terlalu tinggi.

Pada hari yang sama, indeks manajer pembelian (PMI) manufaktur S&P Global meningkat menjadi 48,9 pada awal September, dibandingkan dengan angka 47,9 pada Agustus, menunjukkan adanya kontraksi dalam aktivitas bisnis sektor manufaktur, meskipun lajunya melambat.

Sementara itu, PMI untuk sektor jasa turun tipis menjadi 50,2 dari 50,5 pada periode yang sama, dan PMI gabungan mencapai 50,1, mengalami penurunan ringan dari 50,2 pada bulan Agustus.

Di Asia, Bank Sentral Jepang (BoJ) tetap mempertahankan suku bunga yang sangat rendah, sesuai dengan perkiraan yang telah ada. Gubernur BoJ, Kazuo Ueda, menyampaikan bahwa inflasi belum stabil dan berkelanjutan, sehingga kebijakan moneter yang sangat longgar harus dipertahankan dengan sabar. Namun, ia juga mengakui bahwa kebijakan tersebut dapat berubah jika target inflasi tercapai. Untuk saat ini, prospek ekonomi dan harga masih sangat tinggi.

Pada penutupan perdagangan di New York, dolar AS diperdagangkan dengan nilai 148,3790 yen Jepang, mengalami kenaikan dari 147,5180 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Euro turun menjadi 1,0648 dolar AS dari 1,0662 dolar AS pada sesi sebelumnya, sementara pound Inggris juga mengalami penurunan menjadi 1,2242 dolar AS dari 1,2291 dolar AS.

Berita Terkait

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda
Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN
SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi
Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya
Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai
Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:02 WIB

Ini Solusi Prioritas Jika Ada Masalah dengan Website Anda

Selasa, 15 September 2026 - 07:57 WIB

Abraham Rudy Tan Terpilih Sekjen ACCA, PSMTI Indonesia Cetak Sejarah Baru di Tingkat Asia Tenggara ASEAN

Kamis, 3 September 2026 - 07:51 WIB

SapuLangit Media Kelola Lebih dari 200 Portal Berita, Mayoritas Media Ekonomi Bisnis dan Pers Daerah untuk Reputasi

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Mesin Pabrik Jalan Terus tapi Pengiriman Tetap Telat, Ini Sebabnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Jangan Terburu-Buru Menyimpan Emas Lama, Jual Emas Tanpa Surat Tetap Memiliki Nilai

Berita Terbaru

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB