Dolar AS Menguat Didukung Data Ekonomi Positif

- Pewarta

Selasa, 30 Oktober 2018 - 03:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa
(30/10/2018) pagi , karena para investor mempertimbangkan beberapa data ekonomi terbaru.

Belanja konsumen AS naik 0,4 persen pada September karena warga Amerika membelanjakan lebih banyak uang mereka untuk membeli mobil baru dan truk serta barang-barang rekreasi, Departemen Perdagangan melaporkan pada Senin (29/10). Angka ini sejalan dengan konsensus pasar.

Sementara itu, sebut Xinhua, pendapatan pribadi naik lebih kecil 0,2 persen, lebih rendah dari yang diperkirakan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tingkat inflasi inti naik tipis 0,2 persen pada September, tetapi tingkat tahunan datar pada 2,0 persen untuk bulan kelima berturut-turut, menurut laporan itu.

Selain itu, para investor juga masih menyaring data pertumbuhan ekonomi AS yang dirilis pada Jumat lalu (26/10).

Perekonomian AS tumbuh pada tingkat tahunan 3,5 persen dalam kuartal ketiga tahun ini, mengalahkan konsensus pasar, Departemen Perdagangan mengumumkan pada Jumat (26/10).

Para analis mengatakan pertumbuhan ekonomi yang kuat pada kuartal ketiga akan menjaga Federal Reserve di jalur untuk menaikkan suku bunga acuan sekali lagi tahun ini.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,24 persen menjadi 96,5802 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1390 dolar AS dari 1,1410 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2805 dolar AS dari 1,2830 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke 0,7060 dolar AS dari 0,7093 dolar AS.

Dolar AS dibeli 112,36 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,83 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 1,0012 franc Swiss dari 0,9969 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,3126 dolar Kanada dari 1,3090 dolar Kanada. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru