Dolar AS Menguat di Tengah Spekulasi Penurunan Suku Bunga Fed

- Pewarta

Kamis, 13 Juni 2019 - 03:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis pagi (13/6/2019), karena investor memantau prospek perdagangan global serta langkah kebijakan moneter Federal Reserve (Fed) berikutnya.

Dolar sempat tergelincir di sesi pagi setelah Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan indeks harga konsumen negara itu untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,1 persen pada Mei berdasarkan penyesuaian secara musiman, setelah naik 0,3 persen pada April.

Inflasi inti yang diawasi ketat, tidak termasuk makanan dan energi, juga sedikit meningkat 0,1 persen bulan lalu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Data inflasi yang lemah datang ketika para investor semakin berspekulasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga acuannya.

Ekspektasi pasar untuk penurunan suku bunga pada Juli berada di 84,3 persen pada Rabu (12/6/2019), menurut alat FedWatch CME Group.

Dolar AS kemudian naik karena pasar mendapatkan kembali optimisme bahwa Amerika Serikat akan membuat perjanjian dengan mitra dagang utamanya.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik 0,33 persen menjadi 96,9989 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,1286 dolar AS dari 1,1332 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2687 dolar AS dari 1,2722 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6926 dolar AS dari 0,6959 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,50 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,49 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9956 franc Swiss dari 0,9918 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3332 dolar Kanada dari 1,3286 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru