Dolar AS Melemah Tertekan Data Ekonomi Negatif

- Pewarta

Selasa, 16 Oktober 2018 - 06:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, New York – Kurs dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa pagi(16/10/2018), karena investor merespons sejumlah laporan ekonomi yang secara umum negatif.

Estimasi awal penjualan ritel dan jasa-jasa makanan AS untuk September 2018 datang pada 509,0 miliar dolar AS, naik 0,1 persen dari bulan sebelumnya, tetapi jauh di bawah konsensus pasar untuk kenaikan 0,6 persen, Departemen Perdagangan melaporkan pada Senin (15/10/2018).

“Gabungan Agustus-September adalah gambaran salah satu pelambatan belanja konsumen. Lonjakan kenaikan suku bunga kemungkinan mulai merugikan sebagai ‘tailwinds’ (stimulan) pemotongan pajak yang mulai mereda,” kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, aktivitas bisnis terus tumbuh kuat di negara bagian New York, menurut perusahaan-perusahaan yang menanggapi Survei Manufaktur Negara Bagian New York pada Oktober 2018.

Indeks kondisi bisnis umum utama naik dua poin menjadi 21,1 pada Oktober, menunjukkan laju pertumbuhan yang sedikit lebih cepat daripada pada September.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,27 persen menjadi 95,0616 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1583 dolar AS dari 1,1555 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3154 dolar AS dari 1,3097 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7138 dolar AS dari 0,7105 dolar AS.

Dolar AS dibeli 111,89 yen Jepang, lebih rendah dari 112,18 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9873 franc Swiss dari 0,9892 franc Swiss, dan turun ke 1,2986 dolar Kanada dari 1,3018 dolar Kanada. (ant)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru