Dolar AS Jatuh, Fed Isyaratkan Jeda Kenaikan Suku Bunga

- Pewarta

Sabtu, 20 Mei 2023 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Federal Reserve Jerome Powell/Dok.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell/Dok.

MEDIA EMITEN – Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Fed mengisyaratkan kenaikan suku bunga akan jeda (dihentikan).

Ketua Federal Reserve Jerome Powell berkomentar pada Jumat waktu AS bahwa situasi di sistem perbankan terkendali dan Fed tidak perlu menaikkan suku bunga sebanyak yang diperkirakan sebelumnya. Pernyataan Powell yang cukup dovish, bertentangan dengan ekspektasi pasar.

Hal ini memicu indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,37% menjadi 103,1924 pada akhir perdagangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,0807 dolar dari 1,0767 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2448 dolar dari 1,2404 dolar AS pada sesi sebelumnya.

Dolar AS dibeli 138,0760 yen Jepang, lebih rendah dari 138,6390 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,8998 franc Swiss dari 0,9050 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3509 dolar Kanada dari 1,3510 dolar Kanada. Dolar AS turun menjadi 10,5292 krona Swedia dari 10,5839 krona Swedia.

Sementara itu, dilaporkan bahwa pembicaraan berisiko tinggi tentang peningkatan batas utang pemerintah AS tiba-tiba terhenti pada Jumat (19/5/2023) setelah negosiator Republik keluar dari ruangan. Tidak jelas apakah negosiasi akan dilanjutkan akhir pekan ini.

Berita itu menekan dolar AS yang telah menguat tiga hari beruntun.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB