Chandra Asri Pamerkan USD1,054 Miliar Fasilitas Pinjaman dari Banyak Bank

- Pewarta

Kamis, 2 Agustus 2018 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Sejumlah fasilitas pinjaman perbankan diraih PT Chandra Astri Petrochemical Tbk (TPIA). Terbaru dari PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) sebesar USD120 juta ditandatangani pada 30 Juli 2018 sehingga total fasilitas sejenis diraih mencapai USD1,054 miliar.

Presiden Direktur TPIA, Erwin Ciputra, menyebut fasilitas pinjaman dari BMRI untuk kebutuhan modal kerja, terutama pembelian bahan baku dan kebutuhan modal kerja jangka pendek lainnya.

”Fasilitas ini akan kami gunakan untuk lebih meningkatkan lagi kinerja usaha kami dan memerkuat pertumbuhan bisnis ke depannya,” ungkapnya dalam keterbukaan informasi ke BEI, Rabu (01/08/2018).

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, kata dia, dana tersebut juga akan digunakan untuk mengurangi risiko fluktuasi valuta asing.

Selain dari BMRI, TPIA juga meraih fasilitas kredit modal kerja dari DBS Bank Singapura, Bangkok Bank Public Company Limite, dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Total sebesar USD215 juta.

Untuk ekspansi bisnis, TPIA juga menandatangani fasilitas pembiayaan tradetanpa jaminan, terutama untuk pembelian bahan baku sebesar USD719 juta. Dari beberapa bank antara lain, Kasikornbank Public Company Limited, PT Bank Danamon Indonesia Tbk, PT Bank HSBC Indonesia Tbk, Siam Commercial Bank Public Company Limited, DBS Bank Singapura, Deutsche Bank AG Jakarta, PT Bank Central Asia Tbk, dan beberapa lainnya.

”Kami ingin mengambil kesempatan ini untuk menyampaikan penghargaan kepada bank-bank tersebut atas kepercayaan dan dukungan dalam ekspansi bisnis kami,” ucap Erwin, Katanya. seperti dilansir EmitenNews.com. (*)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru