Bursa Saham Australia Dibuka Turun Tipis, Terseret Saham Perbankan

- Pewarta

Selasa, 10 Desember 2019 - 03:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Bursa saham Australia dibuka datar pada perdagangan Selasa pagi (10/12/2019), dengan sektor perbankan dan teknologi membebani, sementara para penambang mengimbangi kerugian yang lebih berat.

Pada pukul 10.45 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 turun tipis 3,40 poin atau 0,051 persen pada 6.726,60 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas turun 4,30 poin atau 0,063 persen pada 6.832,10 poin.

“Saham-saham tergelincir di Eropa dan AS dalam perdagangan semalam. Namun kenaikan harga tembaga dan bijih besi serta pernyataan stimulus dari pejabat China dapat memberikan dukungan dalam perdagangan hari ini,” kata Kepala Strategi Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyedia bijih besi Australia membaik pada awal perdagangan, sementara sebagian besar penambang emas jatuh.

“Kelambanan pasar sama pentingnya dengan pergerakan pasar. Minyak mentah sedikit lebih rendah, tetapi tetap mendekati level tertinggi tiga bulan, menunjukkan pandangan yang lebih kuat tentang pertumbuhan global.”

Penurunan harga minyak mengambil keuntungan dari penyedia energi Australia dari hari sebelumnya, sementara teknologi dan keuangan juga merosot.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia melemah dengan Commonwealth Bank turun 0,19 persen, National Australia Bank turun 1,48 persen, Westpac Bank turun 0,16 persen dan ANZ turun 0,20 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi dengan BHP naik 0,60 persen, Rio Tinto naik 0,58 persen dan Fortescue Metals naik 0,78 persen, namun penambang emas Newcrest turun 0,21 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam dengan Oil Search naik 0,14 persen, Santos naik 0,06 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,06 persen.

Supermarket terbesar Australia melemah dengan Coles turun 0,56 persen dan Woolworths turun 0,41 persen.

Sementara raksasa telekomunikasi Telstra menguat 0,13 persen, maskapai penerbangan nasional Qantas terangkat 1,79 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,32 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru