Bursa Efek Indonesia (BEI) Buka Kembali Saham PT Pyridam Farma Tbk (PYFA)

- Pewarta

Senin, 8 Juni 2020 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat Peng-UPT-0024 / BEI.WAS / 06-2020 memutuskan, membuka kembali saham perusahaan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) memulai perdagangan sesi 1 hari ini, Jumat (5/5/2020).

PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) di pasar reguler dan tunai dibuka kembali perdagangan sesi 1 tanggal 5 Juni 2020, ”tulis Kadiv. Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan dan Kadiv. Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Irvan Susandy, seperti dilansir pada laman keterbukaan informasi BEI, Kamis (4/6/2020).

Sebelumnya, manajemen BEI melalui surat Peng-SPT-0024/BEI.WAS/06-2020 tanggal 3 Juni 2020 memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham PYFA mulai perdagangan sesi 1 kemarin, Kamis (4/6/2020) sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham perseroan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghentian sementara saham PYFA dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai dengan tujuan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya di saham PYFA.

BEI berharap para pihak yang berkepentingan untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh Perseroan.

Sekadar informasi, setelah suspensi perdagangan dibuka kembali, pada penutupan sesi 1 hari ini, Jumat (5/6) saham PYFA terpantau bergerak di zona merah dengan ditutup turun -5,04% atau naik -30 poin ke harga Rp565 per saham.

Hingga siang ini, saham PYFA yang dipindahkan bergerak dari batas atas di Rp600 hingga batas bawah di Rp555, setelah pada pagi ini dibuka di Rp590 per saham. (mit)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru