Bursa Australia Meningkat, Indeks ASX 200 DibukaNaik 0,16 Persen

- Pewarta

Selasa, 16 April 2019 - 06:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham pada Bursa Australia dibuka lebih tinggi pada perdagangan Selasa pagi (16/4/2019), dengan keuntungan meluas mengimbangi pembalikan saham-saham sektor energi.

Pada pukul 10.40 waktu setempat, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 9,70 poin atau 0,16 persen menjadi diperdagangkan di 6.261,10 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas bertambah 9,10 poin atau 0,14 persen pada 6.357,00 poin.

Saham-saham energi berbalik merosot setelah naik di awal minggu karena kenaikan harga-harga minyak. Di sisi lain sektor perawatan kesehatan setempat paling banyak mencatat kenaikan, diikuti oleh utilitas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pagi hari, rilis risalah pertemuan bank sentral Australia, Reserve Bank of Australia (RBA) akan menyampaikan sikap bank sentral, dengan latar belakang spekulasi perubahan suku bunga oleh para analis.

“Nada akomodatif diharapkan, dalam gema dovishness yang diungkapkan oleh bank sentral global sejak awal tahun,” kata Analis Pasar CMC Markets, Michael McCarthy.

“Dolar Australia mungkin rentan mengingat kedekatannya dengan tertinggi dua bulan, tetapi re-iterasi dari sikap RBA dapat melihat sentimen pasar saham berubah positif.”

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia reli, dengan Commonwealth Bank naik 0,40 persen, Westpac Bank naik 0,31 persen, ANZ naik 0,04 persen dan National Australia Bank naik 0,26 persen.

Saham-saham pertambangan beragam, dengan Rio Tinto naik 1,61 persen, Fortescue Metals naik 0,37 persen, BHP turun 0,41 persen, dan penambang emas Newcrest turun 1,25 persen. Produsen-produsen minyak dan gas merosot, dengan Oil Search turun 0,50 persen, Santos turun 1,55 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,95 persen. Baca juga: Reli harga minyak terhenti, OPEC dan Rusia bakal tingkatkan produksi

Supermarket terbesar Australia memantul dengan Coles naik tipis 0,08 persen, dan Woolworths naik 0,29 persen. Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,45 persen, maskapai nasional Qantas naik tipis 0,09 persen dan perusahaan biomedis CSL naik 0,24 persen. Demikian laporan yang dikutip Xinhua. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru