BTN Jalin Kerja Sama Kembangkan Produk Baru

- Pewarta

Senin, 24 September 2018 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan produk-produk baru untuk menjaring kalangan yang selama ini belum terjangkau pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

“Kerja sama terus dilaksanakan, terakhir kami kerja sama dengan pemerintah, akademisi, dan pelaku usaha untuk pengembangan pembiayaan KPR mikro,” kata Direktur Utama Bank BTN, Maryono di Jakarta, Senin (24/9/2018), dalam ajang Indonesia Property Expo 2018.

Salah satu yang telah direalisasikan adalah menjalin kerja sama dengan pembeli dari kalangan berpendapatan tidak tetap seperti komunitas penjual martabak dan pengendara ojek agar memiliki akses KPR untuk membeli rumah, jelas Maryono.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai kerja sama yang dilaksanakan tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank BTN untuk mendukung target pembangunan sejuta rumah yang menjadi target pemerintah.

“Dengan Aktiva Tertimbang Menurut Resiko (ATMR) mengikuti peraturan Otoritas Jasa Keungan (OJK) serta kebijakan Bank Indonesia yang lebih ringan membuat BTN lebih leluasa dalam menyalurkan KPR dengan uang muka dan bunga terjangkau,” jelas Maryono.

Maryono mengataan dengan berbagai regulasi yang digulirkan pemerintah dan Bank Indonesia saat ini membuat konsumen akan lebih mudah dan mampu dalam membeli rumah.

Di tempat yang sama Dirjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Lana Winayanti mengharapkan pembangunan rumah dengan harga terjangkau tetap memperhatikan aspek kualitas.

Lana mengatakan saat gempa di Lombok beberapa waktu menunjukkan aspek kualitas belum diperhatikan dalam membangun rumah. Ketika bencana terjadi banyak bangunan rumah tinggal yang roboh rata dengan tanah.

“Yang namanya rusak itu sudah biasa, tetapi yang terjadi di Lombok itu roboh, ambruk, dan lain sebagainya,” ujar Lana.

Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJ), Wimboh Santoso mengatakan peran OJK dalam pembiayaan rumah adalah melaksanakan pengawasan agar program pembangunan sejuta rumah berjalan dengan baik.

Wimboh mengatakan, BTN mendapat mandat dari pemerintah untuk menjalankan program pembiayaan rumah subsidi dan bukan subsidi yang merupakan program wajib untuk mensejahterakan masyrakat.

“Sekalipun BTN mendapatkan mandat untuk menyediakan rumah bagi masyarakat, tetapi sebagai perbankan juga tetap harus memperhatikan prinsip kehati-hatian (prundential),” ujar Wimboh berpesan. (gan)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru