MEDIA EMITEN – Bitcoin masih punya energi untuk terus menguat dan pada Sabtu pagi 18 Februari 2023 berhasil menembus level psikologis US$ 24.000. Dalam sepekan, aset kripto dengan kapitalisasi terbesar itu telah melejit hingga di atas 13%.
Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Sabtu pagi, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) melonjak 4,04% dalam 24 jam terakhir. Saat ini, harga Bitcoin berada di level US$ 24.593,63 per koin atau setara Rp 372,98 juta (kurs, Rp 15.166).
Demikian juga dengan Ethereum (ETH) yang juga menguat pagi ini. ETH terkerek 3,08% dalam sehari terakhir. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level US$ 1.695,74 per koin. Sementara itu, Binance coin (BNB) yang melonjak dalam 24 jam sebesar 3,1%. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga US$ 314,09 per koin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dikutip dari CoinDesk, BTC dan ETH mendapat manfaat dari short covering. Meskipun mengalami penurunan pada hari Kamis, bitcoin (BTC) menambah kisah suksesnya di tahun 2023, melonjak 14,05% dalam sepekan ini.
Aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar kini telah melonjak dalam lima dari tujuh minggu terakhir. Ethereum (ETH), aset kripto terbesar kedua dalam nilai pasar, telah menikmati jalur optimis yang serupa, memperoleh 12,34% selama tujuh hari terakhir.
Kenaikan harga bertepatan dengan volume yang lebih tinggi dari rata-rata, sebuah sinyal bullish dalam hal tersendiri. Volume yang sama tingginya pada Kamis (16/2/2023), mendorong harga ke sisi negatifnya, meskipun harga menahan sebagian besar kenaikan hari sebelumnya, sebuah tanda ketahanan di BTC dan ETH.
Momentum di keduanya telah meningkat sejalan dengan kinerja, namun belum mencapai level overbought secara teknis. BTC tampaknya membangun dukungan di US$ 24 ribu, sementara ETH tampaknya menetap di dekat US$ 1.650.
Baca Juga:
CGTN: Pertukaran Budaya Mempererat Hubungan Persahabatan Tiongkok-Vietnam
Krisis Pinjol Indonesia: Tembus Rp100 Triliun, Ini Cara FLIN Bantu Keluar dari Siklus Utang
Pertukaran kripto secara umum cenderung mendapat pengawasan lebih pada tahun 2023 di tengah dorongan Ketua SEC Gary Gensler untuk pengawasan yang lebih agresif terhadap industri kripto. Tren ini memengaruhi pasar akan patut untuk diperhatikan.







