BI : Inflasi April 0,35 Persen Dipicu Harga Bawang dan Tiket Pesawat

- Pewarta

Jumat, 26 April 2019 - 09:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Survei Pemantauan Harga Bank Indonesia menunjukkan inflasi sepanjang April 2019 akan mencapai 0,35 persen secara bulanan dan 2,74 persen secara tahunan dipicu kenaikan harga varietas bawang dan tarif angkutan udara.

“Beberapa bahan makanan seperti bawang merah, bawang putih, cabai, ada kenaikan sedikit di inflasi. Demikian juga di tarif angkutan udara,” kata Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (26/4/2019).

Sedangkan untuk harga beras, survei BI menunjukkan masih terjadi deflasi dalam pergerakan harga.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bank Sentral kini mengawasi pasokan dan distribusi barang, yang mempengaruhi harga barang karena momentum konsumsi tinggi bulan Ramadhan akan segera tiba pada Mei 2019.

“Dengan keterjagaan pasokan bahan itu, Insya Allah bahwa inflasi di bulan Ramadhan tahun ini akan lebih rendah dari tahun lalu. Sehingga akhir tahun ini kita perkirakan inflasinya itu lebih rendah dari 3,5 persen,” ujar dia.

Hingga April 2019, dengan inflasi bulanan di 0,35 persen (mtm) dan tahunan di 2,74 persen (yoy), BI menganggap pergerakkan inflasi masih terkendali sesuai sasaran Bank Sentral.

“Sehingga itu tentu saja memberikan faktor positif kepada ekonomi kita. Kalau inflasinya rendah, daya beli masyarakat itu bisa terjaga. Daya beli dan juga penyaluran bantuan sosial itu merupakan dua faktor yang mendorong kenapa konsumsi rumah tangga di triwulan satu itu akan tetep tinggi,” ujar Perry.

BI menargetkan untuk menjaga inflasi di kisaran 2,5-4,5 persen pada tahun 209 ini. Dengan perkembangan hingga April 2019, inflasi akhir tahun diperkirakan BI bisa berada di 3,1 persen secara tahunan (yoy). (iap)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru

Pers Rilis

Thunes Luncurkan Pembayaran di Waktu Nyata ke Selandia Baru

Selasa, 21 Apr 2026 - 02:00 WIB