Besok Melantai di BEI, AMMN Mengaku Kelebihan Permintaan 13,6 Kali

- Pewarta

Kamis, 6 Juli 2023 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)/IST

Foto ilustrasi: PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)/IST

MEDIA EMITEN – PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) mengaku kelebihan permintaan ( oversubscribe) sampai 13,6 kali, dengan jumlah lebih dari 27.000 investor.

Perusahaan yang akan melantai di Bursa Efek Indonesia, besok Jumat, telah melangsungkan penawaran umum perdana saham atau IPO pada 3 – 5 Juli 2023.

“IPO ini merupakan salah satu langkah strategis untuk mengembangkan bisnis AMMN yang berkelanjutan di era transisi energi, yang akan mendorong permintaan komoditas tembaga di masa mendatang,” kata Direktur Utama AMMN Alexander Ramlie dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis 6 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan pertambangan tembaga dan emas ini membidik dana sebesar Rp10,73 triliun dari pelepasan sebanyak 8,8% saham ke publik, dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO sebanyak 6,32 miliar saham biasa, dengan harga penawaran umum sebesar Rp1.695 per saham. 

Selain itu, perseroan juga mengadakan Program Opsi Kepemilikan Saham kepada manajemen (Management Stock Option Plan), dengan menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 602,33 juta saham biasa atas nama atau sebesar 0,83% dari modal ditempatkan dan disetor setelah IPO.

Dana hasil IPO akan digunakan oleh perseroan, diantaranya untuk penyetoran modal kepada PT Amman Mineral Industri (AMIN) melalui pengambil bagian saham baru yang diterbitkan oleh AMIN, yang selanjutnya akan digunakan oleh AMIN untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek smelter dan pemurnian logam mulia AMIN di Desa Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar Rp1,79 triliun.

Kemudian, untuk pelunasan utang kepada PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) sebesar Rp3,05 triliun, dan sisa dana untuk penyetoran modal kepada AMNT, melalui pengambil bagian saham baru yang akan diterbitkan oleh AMNT.

Selanjutnya, akan digunakan oleh AMNT untuk membiayai pengeluaran modal atas proyek ekspansi pabrik konsentrator di Desa Sekongkang Atas, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat dan proyek pembangkit listrik tenaga gas dan uap di Desa Benete, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Sejumlah sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek IPO perseroan, diantaranya PT BNI Sekuritas, PT CLSA Sekurita Indonesia, PT DBS Vickers Indonesia dan PT Mandiri Sekuritas.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru