BEI Resmikan Pencatatan Saham Perdana Dua Perusahaan

- Pewarta

Selasa, 18 September 2018 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

Mediaemiten.com, Jakarta – Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan saham perdana dua perusahaan yakni PT Pratama Abadi Nusa Industri Tbk (PANI) dan PT Arkadia Digital Media Tbk (DIGI)

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna di Jakarta, Selasa (18/9/2018). Mengharapkan kedua perusahaan itu dapat lebih menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance/GCG) agar diapresiasi pasar.

“Penerapan GCG akan menciptakan rasa kepercayaan dari publik,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, dengan penerapan GCG maka perseroan juga dapat mengatasi tantangan di masa mendatang serta memberi harapan positif bagi pemangku kepentingan.

“Diharapkan, saham PANI dan DIGI menjadi incaran investor,” katanya.

Direktur Utama Arkadia Digital Media William Martaputra mengatakan ini merupakan aksi korporasi strategis bagi perseroan untuk mengembangkan bisnis media.

Perseroan melepas sebanyak 150 juta saham ke publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) seharga Rp200 per lembar saham. Dengan demikian, perseroan memperoleh dana sebesar Rp30 miliar.

“Dana yang diperoleh akan digunakan untuk peningkatan infrastruktur dan perangkat keras, serta pengembangan platform,” papar William.

Ia merinci sebanyak 38 persen dari dana IPO akan digunakan untuk pengembangan perangkat keras (hardware), 60 persen untuk perangkat lunak, dan sisanya untuk modal kerja.

Sementara itu, President Director Pratama Abadi Nusa Industri Prilli Soetantyo mengatakan perseroan meraih dana dari IPO sebesar Rp16,2 miliar yang akan digunakan untuk mengembangkan usaha.

“Rencananya untuk working capital, kita kan perusahaan kaleng. Akan kita perbesar lagi kalengnya tapi yang inline dengan anak usaha kita,” katanya.

PANI merupakan perusahaan bidang frozen seafood processing dan pengalengan makanan untuk pasar ekspor. Hingga saat ini perusahaan sudah mengekspor ke Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa.

Pada perdagangan perdana, saham DIGI naik sebesar 70 persen ke level Rp340 per saham dibandingkan harga IPO sebesar Rp200 per saham. Sedangkan, saham PANI naik 69,44 persen ke Rp183 per saham dari harga IPO seebsar Rp108 per saham. (zub)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru