Bank China Construction Bank Indonesia Rights Issue Rp 150 Per Saham

- Pewarta

Kamis, 18 Juni 2020 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi:  Pejalan kaki yang memakai masker menyebrang jalan di Hongkong, China.  Subvarian Omicron BA.1.1 ditemukan di Suzhou, wilayah tetangga Shanghai yang kini memasuki fase lockdown kedua. Foto oleh Anthony WALLACE / AFP)

Foto ilustrasi: Pejalan kaki yang memakai masker menyebrang jalan di Hongkong, China. Subvarian Omicron BA.1.1 ditemukan di Suzhou, wilayah tetangga Shanghai yang kini memasuki fase lockdown kedua. Foto oleh Anthony WALLACE / AFP)

Mediaemiten.com, Jakarta – PT Bank China Construction Bank Indonesia Tbk (MCOR) akan melakukan Penawaran Umum Terbatas V (PUT V) kepada para pemegang sahamnya dalam rangka Penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) alias rights issue.

Dalam prospektus MCOR yang disampaikan ke BEI Rabu (17/6/2020) disebutkan, perseroan menawarkan sebanyak 21.288.269.763 saham baru atas nama dengan nilai nominal Rp100 per saham yang merupakan 56,14 persen dari jumlah saham yang beredar setelah PUT V.

Setiap pemegang 100 saham lama perseroan yang namanya tercatat dalam DPS perseroan pada 26 Juni 2020 berhak atas 128 HMETD dimana 1 HMETD berhak untuk membeli 1 saham baru dengan harga pelaksanaan Rp150 per saham.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jumlah dana yang akan diteirma perseroan dalam PUT V ini sebanyak Rp3.193.240.464.450. CCB Corporation sebagai pemegang saham utama perseroan akan melaksanakan seluruh hanya sesuai dengan porsi dimana pembeli siaga adalah PT Sinar Mas Multiartha Tbk dengan periode perdagangan HMETD pada 30 Juni-13 Juli 2020.

Dana yang diperoleh perseroan dari hasil PUT V akan digunakan untuk memperkuat struktur permodalan guna menjadikan bank dengan kategori BUKU III. (mit)

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru