Mediaemiten.com, Tangerang – PT Perintis Triniti Properti atau pengembang Triniti Land berencana melakukan penawaran saham perdana atau Initial Public Offering di pasar Bursa Efek Indonesia pada kuartal terakhir tahun ini. Aksi korporasi ini dilakukan untuk mempercepat pertumbuhan melalui pendanaan publik.
Untuk mempercepat pertumbuhan perusahaan, kita butuh dana tambahan, jadi salah satu alasan kita akan IPO . Jika tidak ada halangan, diusahakan pada kuartal terakhir tahun ini antara November atau Desember, kata President Director Triniti Land, Ishak Chandra dalam konferensi persnya di Marketing Gallery Collins Boulevard, Serpong, Minggu (5/8/2018).
Ishak mengatakan, pihaknya juga melakukan beberapa langkah bisnis strategis, seperti meningkatkan pendapatan berulang (recurring income), meningkatkan manajemen perusahaan dan juga menjajaki peluang-peluang baru dengan partner bisnis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Founder Triniti Land, Bong Chandra mengatakan Collins Boulevard ini merupakan proyek kelima yang telah dikembangkan oleh Triniti Land. Sebelumnya Triniti telah mengembangkan 4 proyek di kawasan Alam Sutera dan Serpong, yakni Brooklyn, Springwood Residences, Yukata Suites dan The Smith. Keempatnya telah mengantongi penjualan lebih dari Rp 4 triliun.
Proyek superblok Collins Boulevard sendiri diperkirakan menelan dana kurang lebih Rp 3 triliun. Dan pihaknya menargetkan pembangunan tower satu akan selesai pada tahun 2021, ujarnya
Di proyek ini, Collins Boulevard menawarkan empat tipe apartemen. Mulai dari tipe studio, satu tempat tidur, dua tempat tidur, dan tiga tempat tidur. Harga tiap unit bervariasi, mulai dari Rp 400 juta hingga Rp 1,4 miliar.
Target pasar generasi milenial dan new family, karena dari beberapa tahun terakhir ini dari beberapa investor yang melakukan pembelian berulang, kini mereka mulai stop membeli, dan menuju ke end user, jadi new family dan milenial, Demikian. seperti dilansir Industry.co.id. (*)







