Balikkan Kinerja Keuangan, Bakrie & Brothers (BNBR) Berhasil Torehkan Laba

- Pewarta

Sabtu, 2 April 2022 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)/Dok

Foto ilustrasi: PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR)/Dok

MEDIA EMITEN – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membalikkan kinerja keuangan dari rugi menjadi laba. Sepanjang 2021, perusahaan tersebut berhasil menorehkan laba bersih di atas Rp 98 miliar, dari rugi bersih Rp 930 miliar pada 2020.

Direktur Utama dan CEO BNBR, Anindya N. Bakrie menyatakan, pencapaian ini diraih melalui upaya yang tidak mudah. “Kerja keras dan langkah-langkah efisiensi berdampak positif. Kami yakin ini akan terus berlanjut, seiring dengan bergulirnya sejumlah proyek strategis yang kini tengah kami kerjakan,” kata dia, dalam keterangan resminya, Jumat 1 April 2022.

Menurut Anindya, BNBR saat ini fokus menggarap sejumlah proyek, antara lain di bidang elektrifikasi transportasi, khususnya bus listrik yang dikembangkan PT VKTR Teknologi Mobilitas. Kemudian proyek energi baru dan terbarukan (EBT) yang digarap PT Helio Synar, serta proyek-proyek infrastruktur energi lainnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan laporan keuangan selama tahun 2021, tercatat pendapatan bersih BNBR masih turun 3% year-on-year (yoy) menjadi Rp 2,38 triliun di sepanjang 2021.

Direktur Keuangan BNBR, Hendrajanto M. Sakti mengakui, pendapatan bersih BNBR memang turun 3%, namun dipulihkan dengan penurunan harga pokok penjualan (HPP) sebesar 11% yang berdampak pada naiknya laba kotor sebesar 70% menjadi Rp 418 miliar sepanjang 2021.

Beruntung beban usaha BNBR turun 25% sehingga berhasil mencatatkan laba usaha sebesar Rp 24,2 miliar pada 2021. “Angka ini jauh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya yang mengalami rugi usaha Rp 279,1 miliar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejak beberapa tahun belakangan ini BNBR konsisten melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki posisi keuangan, terutama dengan merestrukturisasi utang serta menjalankan program cost reduction dan menjalani efisiensi di tingkat operasional anak-anak usaha.

Anindya menegaskan, Bakrie & Brothers akan terus melanjutkan program restrukturisasi utang yang telah dimulai sejak tahun 2016. Saat ini, upaya mencari titik temu dengan beberapa kreditur untuk mencapai kesepakatan restrukturisasi utang masih terus dilakukan.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru