April 2022, APBN Surplus Rp103,1 Triliun

- Pewarta

Senin, 23 Mei 2022 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati. (Foto : Instagram @smindrawati)

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati. (Foto : Instagram @smindrawati)

MEDIA EMITEN – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada April 2022 kembali mengalami surplus sebesar Rp103,1 triliun atau 0,58% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

“APBN kita dalam posisi surplus Rp103,1 triliun bandingkan tahun lalu yang defisit Rp138,2 triliun. Ini baliknya sangat cepat sekali atau 174,7%,” kata Menkeu Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN KiTA di Jakarta, Senin 23 Mei 2022.

Surplus APBN ini didorong oleh pendapatan negara yang mencapai Rp 853,6 triliun dan lebih tinggi dari belanja negara yang sebesar Rp 750,5 triliun.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendapatan negara yang mencapai Rp 853,6 triliun meningkat 45,9% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar Rp 584,9 triliun, hampir semua komponen mengalami kenaikan.

Realisasi pendapatan negara meliputi penerimaan perpajakan Rp 676,1 triliun, meningkat 49,1% dari Rp 453,5 triliun pada April 2021 dan PNBP Rp177,4 triliun.

Penerimaan perpajakan ini terdiri dari penerimaan pajak Rp 567,7 triliun yang naik 51,5% dibanding periode sama tahun lalu Rp 374,6 triliun. Penerimaan kepabeanan dan cukai Rp108,4 triliun. Naik 37,7% dari Rp 78,7 triliun.

Sementara realisasi belanja negara per April 2022 meningkat 3,8% yaitu dari Rp 723 triliun periode sama tahun lalu menjadi Rp 750,5 triliun yang merupakan 27,7% dari pagu APBN 2022 sebesar Rp 2.714,2 triliun.

“Belanja negara masih sesuai schedule sebesar Rp 2.714,2 triliun, yaitu Rp 750,5 triliun,” kata Menkeu.

Realisasi tersebut meliputi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) yang sebesar Rp 253,6 triliun atau 26,8% dari pagu APBN dengan manfaat belanja pegawai termasuk THR dan kegiatan operasional K/L.

Kemudian juga program kegiatan K/L untuk pengadaan peralatan atau mesin, jalan, jaringan, irigasi serta penyaluran bansos ke masyarakat.

Realisasi belanja negara juga termasuk belanja non-K/L yaitu Rp 254,4 triliun yang sudah mencapai 25,5% dari pagu dengan alokasi untuk penyaluran subsidi, kompensasi BBM dan pembayaran pensiun termasuk THR serta jaminan kesehatan ASN.

Selain itu, realisasi Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) turut menjadi bagian dari belanja negara dengan realisasi Rp 242,4 triliun atau 31,5% terhadap APBN.

Realisasi TKDD tersebut didukung kepatuhan daerah dalam menyampaikan syarat alur yang lebih baik dan penyaluran dana BOS regular tahun 2022 tahap pertama.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru