Apresiasi Program Desa BRILiaN, Wamen BUMN Yakin Pemberdayaan Desa Jadi Engine of Growth Perekonomian Indonesia

- Pewarta

Selasa, 16 Januari 2024 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Brilian, program pemberdayaan desa milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (Dok. BRI)

Desa Brilian, program pemberdayaan desa milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (Dok. BRI)

MEDIAEMITEN.COM – Wakil Menteri BUMN RI Kartika Wirjoatmodjo mengapresiasi program pemberdayaan desa milik PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang biasa disebut Desa Brilian sebagai langkah pemerataan ekonomi di pelosok negeri.

Menurutnya program pemberdayaan Desa seperti ini bisa menjadi engine of growth dalam keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Indonesia di atas 5%.

Pernyataan itu diungkapkan saat malam ”Nugraha Karya Desa BRILiaN 2023” yang dilaksanakan pada tanggal 10 Januari 2024 di Menara BRILiaN, Jakarta.

Acara ini merupakan malam apresiasi bagi desa-desa yang dinilai aktif bergerak maju mendorong ekonomi kerakyatan melalui Program Desa BRILiaN.

Di sisi lain, Wamen BUMN Kartika mengungkapkan Kementerian BUMN terus mendorong peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan segmen UMKM yang notabene memiliki kontribusi terhadap PDB sebesar 60,5% serta penyerapan tenaga kerja sebesar 96,9% dari total penyerapan tenaga kerja nasional.

”Dengan peranan strategis desa dalam pembangunan nasional maka penguatan kapabilitas dan kompetensi berbagai fungsi penguatan pemberdayaan, digitalisasi, pelatihan-pelatihan dan sebagainya sangat penting.”

“Pengelolaan melalui optimasi ekosistem desa mulai dari Bumdes, kelompok usaha, UMKM, maupun Kapoktan perlu untuk diterapkan sesuai dengan prinsip SDG yang meliputi universalitas, integrasi dan incluciveness sehingga mendorong pertumbuhan yang merata di seluruh pedesaan Indonesia,” ucapnya.

Selain itu, Kartika menyampaikan bahwa pemerintah akan fokus melakukan pengembangan sumber daya manusia pedesaan yang unggul menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, serta ekonomi demi menciptakan kesejahteraan merata.

Ini sejalan dengan target Indonesia emas di 2045 dengan menjadi negara maju dan salah satu kekuatan besar ekonomi dunia.

”Semangat transformasi ini diharapkan mulai terbentuk di entitas desa melalui sinergi dengan BRI Group, termasuk pemberdayaan yang tepat sasaran sesuai potensi setiap desa dan karakteristik desa yang dibina,” lanjutnya.

Dalam acara tersebut turut hadir Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, Direktur Utama BRI Sunarso dan Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting.

Rilisbisnis.com mendukung program publikasi press release di media khusus ekonomi & bisnis untuk memulihankan citra yang kurang baik ataupun untuk meningkatan reputasi para pebisnis/entrepreneur, korporasi, institusi ataupun merek/brand produk.

Nugraha Karya Desa BRILiaN merupakan event tahunan yang diselenggarakan oleh BRI sebagai rangkaian program Desa BRILiaN yang fokus pada pengembangan empat aspek.

Pertama, BUMDesa sebagai motor ekonomi desa.

Kedua, digitalisasi dalam implementasi produk dan aktivitas di desa.

Ketiga, sustainability yakni ketangguhan dan kontinuitas membangun desa. Keempat, inovasi guna mendorong desa menjadi kreatif.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan bahwa Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan desa yang bertujuan menghasilkan role model dalam pengembangan desa yang diinisiasi BRI sebagai bentuk agent of development dalam mengembangkan desa.

Hingga akhir tahun 2023 tercatat terdapat 3.178 desa yang telah mendapatkan pemberdayaan Desa BRILiaN.

”Program ini diawali sejak tahun 2020 yang tidak lepas dari strategi perseroan untuk lebih dalam mengenal potensi wilayah dan merupakan salah satu bagian dari integrasi aktivitas pemberdayaan dan eksistensi mantri BRI bersama inisiatif-inistiatif lainnya yakni Klaster usaha binaan BRI, pasar.id, serta Hyperlocal Ecosystem yang merupakan suatu bentuk Ekosistem Konsolidasi Mikro,” imbuhnya.

Ini adalah kali ketiga program Nugraha Karya Desa BRILiaN dilaksanakan sejak pertama di tahun 2021, dengan agenda mencakup “Bincang Desa BRILiaN”, sebuah diskusi interaktif yang membahas Desa-desa BRIliaN dalam mengoptimalkan kekuatan potensi, inovasi untuk menggerakkan roda perekonomian Desa melalui kepemimpinan yang kuat, semangat Transformasi Desa melalui Sinergi Inovasi dan Digitalisasi, dilanjutkan dengan “Malam Puncak Nugraha Karya Desa BRILian”.***

Berita Terkait

Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto
Menkeu Sri Mulyani Ajukan Syarat Khusus Terkait Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun
Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Resiliensi dan Optimis Tumbuh di Atas 5 Persen di Semester I – 2024
OJK Gelar Konvensi Nasional RSKKNI untuk Pengembangan Kompetensi Pelaku Usaha Jasa Keuangan
Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB, Ini Penjelasan Menkeu
BNSP, RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan Jadi Acuan Sertifikasi Kompetensi
Fondasi Ekonomi Kuat: Harapan bagi Kinerja Positif IHSG di Tengah Optimisme Pelaku Pasar yang Masih Terkendali
Ini Sederet Penghargaan yang Diperoleh BRI Bulan Juni 2024, Harumkan Indonesia di Industri Keuangan Global
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 11 Juli 2024 - 18:09 WIB

Ada Wacana Prabowo – Gibran Tingkatkan Rasio Utang hingga 50 Persen PDB, Ini Respons Airlangga Hartarto

Rabu, 10 Juli 2024 - 15:10 WIB

Menkeu Sri Mulyani Ajukan Syarat Khusus Terkait Sinyal Relaksasi Pembekuan Anggaran Rp50,14 Triliun

Selasa, 9 Juli 2024 - 13:55 WIB

Menkeu Sri Mulyani Sebut Ekonomi Resiliensi dan Optimis Tumbuh di Atas 5 Persen di Semester I – 2024

Selasa, 9 Juli 2024 - 08:37 WIB

OJK Gelar Konvensi Nasional RSKKNI untuk Pengembangan Kompetensi Pelaku Usaha Jasa Keuangan

Selasa, 9 Juli 2024 - 07:57 WIB

Realisasi APBN Semester I – 2024 Alami Defisit Sebesar Rp77,3 Triliiun Terhadap PDB, Ini Penjelasan Menkeu

Selasa, 9 Juli 2024 - 01:57 WIB

BNSP, RSKKNI Manajemen Risiko Perbankan Jadi Acuan Sertifikasi Kompetensi

Kamis, 4 Juli 2024 - 01:49 WIB

Fondasi Ekonomi Kuat: Harapan bagi Kinerja Positif IHSG di Tengah Optimisme Pelaku Pasar yang Masih Terkendali

Selasa, 2 Juli 2024 - 13:37 WIB

Ini Sederet Penghargaan yang Diperoleh BRI Bulan Juni 2024, Harumkan Indonesia di Industri Keuangan Global

Berita Terbaru