Dirut BTN Ungkap Keberuntungan Terlibat dalam LinkAja

- Pewarta

Selasa, 9 April 2019 - 01:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Direktur Utama (Dirut) Bank BTN Maryono mengatakan pihaknya merasa beruntung terlibat dalam pembentukan LinkAja, alat pembayaran digital, karena dapat memberikan kemudahan kepada nasabah.

“Ini juga bentuk kerja sama kami agar tidak kalah bersaing dengan fintech lain yang sudah bergelut di sistem pembayaran QR,” kata Maryono saat berbincang dengan redaktur media massa di Jakarta, Senin (9/4/2019).

Ia menjelaskan komitmen Bank BTN dalam LinkAja diberikan dalam bentuk modal, baik dalam bentuk tunai maupun biaya pengembangan teknologi informasi (TI) yang sudah dikapitalisasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakannya, Bank BTN mendapatkan saham sebesar tujuh persen yang akan dieksekusi dengan dua pilihan.

Pertama, BTN membentuk Perusahaan Modal Ventura (PMV) yang akan dibentuk akhir tahun ini, dengan nilai pendirian yang sudah disiapkan dalam RBB 2019 sekitar Rp150 miliar. Pilihan kedua adalah lewat PMV lain. Kemudian, BTN membeli produk dana ventura khusus LinkAja.

Menurut Maryono, Bank BTN termasuk beruntung dengan adanya sinergi yang dilakukan Himbara dan BUMN lain karena sistem pembayaran nontunai yang dikembangkan oleh perusahaan patungan BUMN tersebut yaitu PT Fintek Karya Nusantara atau Finarya dapat memberikan kemudahan bagi nasabah.

Kepemilikan LinkAja saat ini masih dikuasai Telkom melalui Telkomsel. LinkAja merupakan penyatuan seluruh produk fintech BUMN yakni T-cash milik Telkomsel, Yap! BNI, e-Cash Bank Mandiri, dan T-bank dari Bank BRI.

LinkAja akan dimiliki delapan BUMN. Telkomsel disebut-sebut yang akan jadi pemegang saham pengendali dengan kepemilikan 25 persen. Bank Mandiri, BNI dan BRI masing-masing 20 persen. Sisanya, Pertamina tujuh persen dan BTN tujuh persen, Jiwasraya dan Danareksa masing-masing 0,5 persen.

Maryono juga mengatakan selain mendukung pemerintah untuk memfasilitasi KPR bagi masyarakat luas, Bank BTN juga mendukung sinergi dari BUMN yang didorong oleh Kementerian BUMN.

Salah satu bentuk sinergi sudah dilakukan, katanya, adalah ATM Merah Putih pada 2017 dan persiapan induk perusahaan BUMN yang tinggal menunggu waktu untuk segera diimplementasikan. (ahm)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru