Bursa Australia Merosot, Indeks ASX 200 Ditutup Turun 50,51 Poin

- Pewarta

Jumat, 5 April 2019 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Sydney – Saham-saham Bursa Australia berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat (5/4/2019), dengan semua sektor cenderung lebih rendah terutama sektor teknologi informasi dan kebutuhan pokok konsumen.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 turun 51,50 poin atau 0,83 persen menjadi 6.181,30 poin, sedangkan Indeks All Ordinaries yang lebih luas berkurang 49,80 poin atau 0,79 persen menjadi 6.270,60 poin.

“Ini telah menjadi minggu pertama yang beragam untuk April dengan kerugian selama dua sesi terakhir hampir memusnahkan keuntungan yang diperoleh selama tiga hari pertama dalam seminggu – ASX 200 masih sedikit lebih tinggi untuk minggu ini,” kata Analis Pasar Commsec, James Tao.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kerugian utama adalah sektor teknologi informasi dan kebutuhan pokok konsumen, sementara sektor sumber daya hanya mengelola penurunan moderat, dibantu oleh peningkatan harga-harga komoditas.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia merosot, dengan Commonwealth Bank turun 0,48 persen, Westpac Bank turun 0,69 persen, ANZ turun 1,18 persen dan National Australia Bank turun 1,43 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih tinggi, dengan Rio Tinto naik 0,28 persen, Fortescue Metals naik 1,04 persen, dan penambang emas Newcrest naik 0,12 persen, namun BHP turun 0,51 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas melemah, dengan Oil Search turun 0,51 persen, Santos turun 1,04 persen, dan Woodside Petroleum turun 0,09 persen.

Supermarket terbesar Australia merosot, dengan Coles turun 0,49 persen, dan Woolworths turun 0,95 persen.

Sementara itu, raksasa telekomunikasi Telstra turun 0,31 persen, operator penerbangan nasional Qantas terangkat 0,35 persen dan perusahaan biomedis CSL melemah 1,19 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru