Investor Mencium Bau Transfer Pricing dalam Transaksi Afiliasi AISA

- Pewarta

Sabtu, 28 Juli 2018 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – RUPS PT. Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) ricuh. Konon dirutnya WO lengkap dengan tuduhan hostile take over. Pertanggungan jawab dan Laporan Direksi ditolak pemegang saham.

Sebagai investor, saya mencium bau transfer pricing yang sangat kental dalam transaksi afiliasi AISA.

BACA JUGA : Bos KKR Indonesia Nyatakan Tidak Ada Pengambilalihan Paksa Tiga Pilar (AISA)

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jauh sebelum kasus beras oplosan, transaksi spin off anak perusahaan AISA (lupa nama perusahaannya), aroma transfer pricing sudah kental tercium.

http://mediaemiten.com/2018/08/04/sempat-alami-krisis-kepercayaan-kini-aisa-targetkan-raih-tata-kelola-terbaik/

Transfer pricing bukan cuma domain corporate governance, tapi penipuan dan kriminal.

Kalau otoritas tidak menangani dengan serius, pasar modal Indonesia akan menjadi sarang srigala. Dan invesstor ritel siap siap untuk dikunyah kunyah oleh srigala yang haus darah!

Mudah mudahan ada personil Otoritas yang membaca posting ini. Sahabat tolong sebarkan, untuk otoritas, terutama untuk rekan sesama “investor gurem”

(Tulisan ini sudah dipublikasikan melalui akun Facebook pribadi Hasan Zein Machmud, mantan Dirut BEJ, kini menjadi investor sekaligus pengamat pasar modal).

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru