Mediaemiten.com, Jakarta – PT Bursa Efek Indonesia telah memanggil manajemen PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA) terkait kondisi keuangan perusahaan karena gagal membayar utang obligasi dan sukuk yang telah jatuh tempo.
Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna Setya mengatakan pemanggilan dilakukan pada 9 Juli 2018 lalu. Manajemen AISA menjelaskan mengenai proses restrukturisasi pembayaran utang bunga obligasi dan sukuk.
“Direksi perusahaan sudah dateng dan mereka sudah menjawab rencananya restrukturisasi terhadap bunga. Bursa akan pastikan bahwa proses restruktirisasi akan berjalan,” tuturnya di Gedung BEI, Jakarta, Kamis (12/7/2018).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain menanyakan proses restrukturisasi, BEI juga mempertanyakan tentang kabar diajukannya Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) oleh pemegang obligasinya TPS Food. Namun BEI belum mendapatkan jawaban pasti terkait hal itu.
“Berkembang arahnya PKPU. Namun ketika kami tanyakan kepada mereka, mereka masih menyiapkan jawaban iya atau tidak PKPU-nya. Kita tunggu sampai dengan besok karena meraka punya waktu 3 hari,” imbuhnya.
BEI masih belum mencabut suspensi sebelum ada kejelasan mengenai jalan keluar pembayaran utang obligasi tersebut.
BEI juga akan memastikan bahwa perusahaan masih memiliki pendapatan. Bukan hanya untuk menbayar utang dan bunga surat utang, tapi juga untuk operasional perusahaan.
“Sekarang kita berikan kesempatan mereka fokus dulu menyelesaikab restrukturusi. Misalnya PKPU jadi fokus. Pada titik tertentu akan kami lihat,” tegasnya. (mar)







