Pasar Saham Australia Berakhir Naik, Indeks ASX Menguat 0,3 Persen

- Pewarta

Kamis, 28 Februari 2019 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten, Sydney – Pasar saham Australia berakhir lebih tinggi pada perdagangan Kamis (28/2/2019), terutama didukung lonjakan saham-saham sektor kesehatan dan perbankan.

Pada penutupan pasar, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 18,70 poin atau 0,30 persen menjadi 6.169,00 poin, sedangkan indeks All Ordinaries yang lebih luas naik 19,10 poin atau 0,31 persen menjadi 6.252,70 poin.

Pengangkat saham-saham kesehatan adalah Ramsay Healthcare yang melonjak 5,80 persen setelah melaporkan kenaikan 9,6 persen pada laba bersih semester pertama menjadi 193 juta dolar AS.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Operator rumah sakit swasta mengatakan hasilnya didorong oleh pertumbuhan volume dan efisiensi operasional dalam operasi di Australia, yang melebihi pelemahan di Inggris,” analis pasar Commsec, Elvina Simpson, mengatakan, dikutip dari Xinhua.

Juga dalam hasil laba, Rio Tinto melonjak 1,14 persen setelah laba setahun penuh raksasa pertambangan — yang dirilis kemarin — mengalahkan ekspektasi analis.

“Penambang melaporkan kenaikan dua persen dalam laba tahun fiskal 2018 menjadi 8,81 miliar dolar AS dan menjanjikan pengembalian kepada pemegang saham 7,2 miliar dolar AS dari serangkaian divestasi,” kata Simpson.

Di sektor keuangan, bank-bank besar Australia reli, dengan Commonwealth Bank naik 0,41 persen, ANZ naik 0,58 persen, National Australia Bank naik 1,29 persen dan Westpac Bank naik 0,97 persen.

Saham-saham pertambangan sebagian besar lebih rendah, dengan BHP turun 1,19 persen, Newcrest turun 1,14 persen dan Fortescue Metal turun 5,16 persen, namun Rio Tinto naik 1,09 persen.

Produsen-produsen minyak dan gas beragam, dengan Oil Search naik 0,24 persen, Santos turun 0,58 persen dan Woodside Petroleum naik 0,53 persen.

Supermarket terbesar Australia merosot, dengan Coles turun 1,74 persen dan Woolworths turun 1,07 persen.

Sementara itu raksasa telekomunikasi Telstra tidak berubah, maskapai penerbangan nasional Qantas kehilangan 0,17 persen dan perusahaan biomedis CSL terangkat 3,10 persen. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru