Mengapa Rupiah Melemah? Begini Penjelasan Menteri Sri

- Pewarta

Senin, 25 Juni 2018 - 11:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Jakarta – Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan bahwa pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS harus dilihat dengan tolok ukur mata uang negara lain maupun terhadap dolar AS sendiri.

“Karena ini setiap hari ada pemicunya, apakah hari ini Presiden Trump bilang ini, kemudian policy-nya terhadap RRT (Republik Rakyat Tiongkok). Jadi ini akan terus dinamis, yang akan harus kita terus respons. Tidak harian, tapi kita jaga dari sisi yang disebut jangka menengah panjang,” kata Sri Mulyani, yang pada Senin bersama para pejabat dalam tim ekonomi bertemu dengan Presiden Joko Widodo di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Menkeu mengatakan bahwa selama tahun ini pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara bisa berjalan baik dan momentum pertumbuhan ekonomi tetap akan dijaga.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita akan melihat banyak sekali segi itu, jadi kita tidak merespons setiap hari, namun kita melakukan apa yang disebut monitoring evaluasi dan reaksinya secara bersama-sama,” katanya, seperti dikutip media Ekbis.co.id.

Pada Senin pagi nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta melemah 27 poin menjadi Rp14.113 per dolar AS dari Rp14.086 per dolar AS.

Sejak pembukaan perdagangan Rabu (20/6) dan Kamis (21/6), usai libur panjang pasar untuk perayaan Idul Fitri, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS cenderung menurun. Kurs rupiah terhadap dolar AS sempat naik tipis menjadi menjadi Rp14.100 per dolar AS dari Rp14.102 per dolar AS pada Jumat pagi. (sri)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru