Ketidakpastian Brexit Dorong Harga Emas Berjangka Lebih Tinggi

- Pewarta

Kamis, 17 Januari 2019 - 03:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Chicago – Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange lebih tinggi pada penutupan perdagangan Kamis pagi (17/1/2019), di tengah gejolak ketidakpastian Brexit di Inggris.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari naik 5,40 dolar AS atau 0,42 persen, menjadi menetap di 1.293,80 dolar per ounce.

Setelah kesepakatan Brexit Perdana Menteri Theresa May dan Uni Eropa sangat ditolak di Parlemen Inggris pada Selasa (15/1/2019) malam, para investor berusaha mencari aset-aset safe haven seperti emas.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun May sedikit terselamatkan dari mosi tidak percaya pada Rabu (16/1), ketidakpastian politik dan kemungkinan Brexit tanpa kesepakatan terus mendukung harga emas lebih tinggi.

Perusahaan-perusahaan Inggris telah mendesak pemerintahan May untuk mengambil tindakan segera memperkenalkan “Rencana B” guna menghindari Brexit yang kacau.

Sementara itu, penutupan sebagian pemerintahan yang berkepanjangan dari pemerintah federal AS juga mendukung logam kuning. Ketua DPR AS Nancy Pelosi dilaporkan mengirim surat kepada Presiden Donald Trump, memintanya untuk menunda pidato kenegaraan, atau mengirimkannya secara tertulis, karena penutupan itu.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 1,8 sen AS atau 0,12 persen, menjadi ditutup pada 15,638 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 7,8 dolar AS atau 0,97 persen, menjadi 807,90 dolar AS per ounce. (pep)

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru