Bank Sentral Eropa Pertahankan Bunga Acuan

- Pewarta

Jumat, 26 Oktober 2018 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mediaemiten.com, Frankfurt – Bank Sentral Eropa (ECB) pada Kamis (25/10/2018) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan serta “panduan ke depan yang ditingkatkan” untuk kawasan Uni Eropa.

Suku bunga dasar zona euro akan tetap di 0,00 persen dengan suku bunga pinjaman marjinal dan suku bunga deposito tetap masing-masing di 0,25 persen dan minus 0,40 persen.

ECB selanjutnya memperkirakan bahwa suku bunga utama akan tetap pada tingkat saat ini setidaknya hingga musim panas 2019, dan dalam hal apapun selama diperlukan untuk memastikan berlanjutnya konvergensi inflasi berkelanjutan ke tingkat sasaran.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi yang masuk menunjukkan momentum pertumbuhan dalam blok mata uang itu “agak lemah dari yang diharapkan”, Presiden ECB Mario Draghi mengakui pada konferensi pers, sementara menyangkal deskripsi skenario saat ini sebagai “penurunan”.

Risiko-risiko seputar prospek pertumbuhan kawasan euro masih dapat dinilai secara luas seimbang, namun demikian, ketidakpastian yang berkaitan dengan proteksionisme, kerentanan di pasar negara-negara berkembang dan volatilitas pasar keuangan tetap menonjol, ECB menegaskan kembali seperti yang terjadi selama beberapa bulan terakhir.

Karena pembelian aset bulanan telah berkurang dan akan berakhir pada Desember tahun ini, sekalipun dipersyaratkan — tergantung pada data masuk yang mengkonfirmasi prospek inflasi jangka menengah untuk kawasan euro, ECB akan terus memberikan stimulus kebijakan moneter yang signifikan melalui akuisisi aset-aset yang cukup besar dan reinvestasi terkait, serta melalu “panduan ke depan yang ditingkatkan”.

Namun, tidak ada rencana khusus untuk reinvestasi yang telah diluncurkan sejauh ini. “Kami belum mendiskusikan apa yang akan kami lakukan selanjutnya, akan melakukannya ketika kami mendapatkan putaran proyeksi berikutnya.” Draghi mengatakan, menyiratkan bahwa proyeksi makroekonomi berikutnya, yang dijadwalkan akan dirilis pada Desember, akan menjadi referensi penting.

Menanggapi rencana rancangan anggaran Italia yang kontroversial, Draghi menyatakan keyakinannya tentang kesepakatan yang dicapai oleh Uni Eropa dan Italia.

“Ini adalah diskusi fiskal.” Draghi menggarisbawahi bahwa ECB sama sekali tidak akan memainkan peran mediasi.

Berbicara tentang negosiasi Brexit yang ketat, Draghi memperingatkan bahwa jika tidak adanya solusi dalam negosiasi seputar Brexit berlanjut dan tetap ketika tanggal akhir semakin dekat, sektor swasta itu sendiri harus mempersiapkan hard Brexit.

“Saya tidak akan menyebutnya sebagai risiko stabilitas keuangan yang besar, tetapi kegelisahan keuangan,” tambahnya. (pep)

Berita Terkait

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama
FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025
Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?
Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan
Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek
Kasus Jiwasraya: Tanah Benny Tjokro Bogor Dilelang, Negara Kumpulkan Rp18 M
ICC Singapura Jadi Arena Gugatan Kontrak Satelit: Indonesia Siapkan Bukti Lengkap Lawan Detenté Operation
TRUE Optimistis Proyek District East Meningkatkan Laba dan Valuasi Aset

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:53 WIB

PROPAMI Gelar SIAR Ramadhan 1447 H, Kepedulian Sosial Jadi Agenda Utama

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:43 WIB

FUTR, Energi Baru, dan Strategi Lippo yang Bisa Ubah Valuasi Saham di 2025

Jumat, 1 Agustus 2025 - 07:16 WIB

Sinarmas dan Taspen Disorot: Di Mana Rp1 Triliun Dana Pensiun Menguap?

Senin, 28 Juli 2025 - 09:59 WIB

Terima Rp70 Miliar dari Perkara Gula, Zarof Ricar Bongkar Jaringan

Kamis, 17 Juli 2025 - 14:29 WIB

Dokumen Investasi GoTo Terungkap dalam Investigasi Korupsi Chromebook Kemendikbudristek

Berita Terbaru