WSKT Rugi Rp 2,07 Triliun

- Pewarta

Rabu, 2 Agustus 2023 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: PT Waskita Karya Tbk (WSKT)/Dok

Foto ilustrasi: PT Waskita Karya Tbk (WSKT)/Dok

 MEDIA EMITEN – PT Waskita Karya Tbk (WSKT) membukukan rugi bersih Rp 2,072 triliun pada semester I-2023, bengkak 777% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp 236,51 miliar. 

Akibatnya, defisit atau akumulasi rugi kian dalam 20,8% secara tahunan menjadi Rp 12,012 triliun pada semester I 2023.

Data yang tersaji dalam laporan keuangan semester I 2023 tanpa audit WSKT yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, pendapatan usaha turun 13,4% secara tahunan menjadi Rp 5,272 triliun pada semester I- 2023.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemicunya, pendapatan jasa konstruksi menyusut 19,2% menjadi Rp4,347 triliun. Sedangkan, pendapatan dari lini usaha properti turun 19,4% menjadi Rp 83,914 miliar.

Namun penjualan beton pra cetak melonjak 546% menjadi Rp194,41 miliar. Selain itu, pendapatan jalan tol meningkat 19,3% menjadi Rp548,37 miliar.

Meski beban pokok pendapatan dapat ditekan sedalam 11,4% menjadi Rp4,81 triliun. Tapi laba kotor tetap turun 29,6% menjadi Rp462,58 miliar.

Sedangkan laba sebelum beban keuangan dan laba rugi entitas asosiasi serta ventura bersama anjlok 94,4% menjadi Rp146,56 miliar. Dan beban umum dan administrasi membengkak 18,8% menjadi Rp1,054 triliun.

Beban keuangan naik 5,7% menjadi Rp 2,079 triliun dan rugi dari entitas asosiasi dan ventura bersama bengkak 7,04% menjadi Rp228,99 miliar.

Akibatnya, emiten konstruksi BUMN itu mengalami rugi sebelum pajak Rp2,161 triliun, atau memburuk dibanding semester I 2022 yang membukukan laba Rp451,95 miliar.

Sementara itu, jumlah kewajiban bertambah 0,47% dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp84,31 triliun.

Pada sisi lain, total ekuitas berkurang 15,6% dibanding akhir Desember 2022 menjadi Rp12,009 triliun.

Berita Terkait

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra
Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi
Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia
Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar
Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial
CSA Index RI Agustus Tertinggi Sejak Awal Tahun
Strategi Baru Remala Abadi: Transaksi Saham Komisaris Tingkatkan Kontrol Bisnis
Pasca Keluar dari LQ45, SIDO Pindah Fokus dari Domestik ke Internasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:00 WIB

Resmi Dibuka, Astra Auto Fest 2025 Semarak Beragam Promo dari Grup Astra

Jumat, 12 September 2025 - 22:03 WIB

Pasar Modal Indonesia Waspada, CSA Index September 2025 Terkoreksi

Rabu, 20 Agustus 2025 - 15:17 WIB

Strategi BUMI Kuasai Wolfram, Tambang Emas Jumbo di Queensland Australia

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:11 WIB

Analisis: Keterlambatan Laporan Keuangan Picu Asimetri Informasi di Pasar

Senin, 18 Agustus 2025 - 11:46 WIB

Strategi SMMA Konversi Utang Jadi Saham, Langkah Cerdas Atasi Beban Finansial

Berita Terbaru