MEDIA EMITEN – Bursa Efek Indonesia (BEI) menyelidiki dugaan memanipulasi laporan keuangan terhadap PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dan PT Waskita Karya Tbk (WSKT).
Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna menyampaian, BEI telah melakukan dengar pendapat dengan menajamen WSKT dan WIKA terkait dugaan salah ungkap dalam laporan keuangan beberapa tahun belakangan.
“Kami sudah melakukan hiring tapi kami tidak bisa ungkap disini, karena masih dalam proses,” katanya di Jakarta, Rabu 7 uni 2023.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Regulator Bursa, kata dia, juga telah melayangkan pertanyaan terkait hal itu guna menjadi konsumsi publik pada laman bursa.
“Informasi sudah kami dapat dari jajaran manajemen dan sudah kami kirim pertanyaan guna memberi kesempatan untuk mengklarifikasi, kami juga memanggil pihak-pihak terkait,” ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, mengatakan terkait dugaan adanya memanipulasi laporan keuangan karena tidak sesuai dengan kondisi riil.
Tata kelola keuangan beberapa BUMN Karya, kata dia, menjadi isu,sebab laporan keuangan perseroan tidak mencerminkan kondisi aslinya.
Baca Juga:
Asian Beach Games ke-6 di Sanya Resmi Berakhir, Tim China Menempati Posisi Teratas Klasemen Medali
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
“Artinya, dilaporkan seolah-olah untung bertahun-tahun. Padahal, cash flow-nya tidak sesuai dengan kondisi riil,” ujarnya di Jakarta, yang dikutip pada Selasa 6 Juni 2023.
Selain WIKA, dugaan manipulasi laporan keuangan juga menyeret PT Waskita Karya Tbk (WSKT).Menurut Kartika Wirjoatmodjo, pihaknya tengah melakukan investigasi terhadap laporan keuangan tersebut.
“Jadi, WIKA belum (diinvestigasi). Waskita yang kita lagi investigasi,” imbuh Tiko.
Merespons isu soal dugaan manipulasi laporan keuangan tersebut, Corporate Secretary WIKA Mahendra Vijaya menuturkan, perseroan menyerahkan kewenangan tersebut sepenuhnya kepada Kementerian BUMN selaku pemegang saham seri A perseroan.
Baca Juga:
Terbitkan Laporan ESG 2025, Hikvision Dorong Pembangunan Berkelanjutan Lewat “Tech for Good”
For the Reasons that Matter: Kampanye Multi-Negara yang Menyoroti Kesehatan Pernapasan Dewasa
Namun, Mahendra menegaskan bahwa perseroan selalu mengacu pada ketentuan perundangan yang berlaku dalam hal penyusunan laporan keuangan.
“Kami berupaya penuh untuk menyesuaikan dengan kaidah-kaidah akuntansi yang berlaku di Indonesia dan setiap laporan keuangan perseroan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik sebagai Auditor Independen,” kata Mahendra.








