MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street anjlok pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), terseret kejatuhan saham perusahaan logikstik United arcel Service (UPS) dan First Republic Bank.
Indeks Dow Jones Industrial Average turun 344,57 poin atau 1,02% menjadi 33.530,83. Indeks S&P 500 merosot 65,4 poin atau sekitar 2,58% menjadi 4.071,63, Nasdaq Composite anjlok 238 poin atau sekitar 1,98% menjadi 11.799,16.
Saham UPS terjun 10%, penurunan harian tertajam sejak Juli 2006, setelah melaporkan penurunan pendapatan dan perolehan laba operasional masing-masing sebesar 6% dan 22% pada kuartal pertama tahun ini akibat melambatnya pertumbuhan ekonomi AS.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Indeks Dow Jones Transport Average terjun 3,6%, penurunan harian tertajam sejak September.
Selain anjloknya saham UPS, sentimen pasar juga terpengaruh tergelincirnya saham First Republic Bank sebesar 49% usai para nasabah bank tersebut menarik sekitar US$100 miliar dalam periode tiga bulan pertama tahun ini sebagai dampak berlangsungnya krisis perbankan. Indeks KBW Regional Banking terjun 3,9%.
Data terbaru menunjukkan tingkat kepercayaan konsumen AS turun ke level terendah dalam sembilan bulan terakhir pada April dipicu mencuatnya kekhawatiran resesi.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring merosotnya imbal hasil obligasi AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2023 naik 0,3% menjadi US$2.004,50 per ons.
Baca Juga:
Asian Beach Games ke-6 di Sanya Resmi Berakhir, Tim China Menempati Posisi Teratas Klasemen Medali
CMEF 2026 Resmi Ditutup di Shanghai, Tampilkan Inovasi Medis Global dan Tren Industri Masa Depan
Peningkatan harga emas berjangka terbatasi menguatnya nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,51% menjadi 101,86.
Bursa saham Eropa melemah pada Selasa (25/4/2023), dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,4 persen, dipicu merosotnya saham sektor perbankan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 21,07 poin, atau sekitar 0,27% menjadi 7.891,13. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 8,18 poin menjadi 15.872,13.
Nilai tukar poundsterling melemah 0,2% terhadap dolar AS menjadi US$1,2463 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1% menjadi 1,1296 euro per pound.







