MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup 21,89 poin atau 0,32% ke level 6.827,1 pada Senin 3 April 2023. Sektor keuangan memimpin penguatan seiring aksi beli asing di sektor tersebut.
Pemodal asing mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) senilai Rp 486,34 miliar di seluruh pasar, sedang di pasar reguler net foreign buy tercatat Rp 590,66 miliar.
Net foreign buy terbanyak terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 254,90 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 189,27 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 82,41 miliar, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 69,16 miliar, dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 41,25 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebaliknya, saham berikut mengalami penjualan bersih (net foreign sell) terbanyak antara lain, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) Rp 156,71 miliar, PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 67,61 miliar, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) Rp 53,59 miliar, PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR) Rp 37,29 miliar, dan PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 28,44 miliar.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor meningkat di mana sektor keuangan paling tinggi yaitu 0,53%, diikuti sektor infrastruktur dan sektor barang konsumen non primer naik masing-masing 0,46% dan 0,29%.
Sedangkan tujuh sektor terkoreksi dipimpin sektor barang konsumen primer sebesar 0,98%, diikuti sektor teknologi dan sektor kesehatan yang masing-masing turun 0,46% dan 0,3%.
Sentimen yang mempengaruhi pergerakan saham hari ini antara lain, data inflasi AS yang “mendingin, yang diharapkan akan memberikan indikasi tekanan inflasi yang mulai melandai, sehingga berpotensi The Fed akan menahan laju agresif kebijakan moneternya.
Baca Juga:
Dari dalam negeri, indeks manufaktur mengalami peningkatan menjadi 51,9 pada Maret 2023, dari sebelumnya di level 51,2. Hal tersebut memberikan indikasi dimana aktivitas manufaktur tumbuh seiring dengan output dan pesanan baru yang berkembang, serta di dukung dengan input yang diperoleh perusahaan.
Sementara itu, laju inflasi secara bulanan pada Maret 2023 mengalami naik menjadi 0,18% dari sebelumnya 0,16%, sedangkan secara tahunan inflasi sebesar 4,9% dari sebelumnya 5,47%.
Kenaikan inflasi bulanan Maret 2023 sejalan dengan pola musiman yaitu permintaan dalam menyambut kedatangan bulan Ramadhan sehingga menorong kenaikan harga bahan pangan.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GDST, FILM, SAGE, IRSX dan ERTX. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni AMMS, VTNY, TCPI, HMSP, dan AMAN.
Baca Juga:
Whale Cloud Gandeng AGIBOT guna Mempercepat Ekspansi “Embodied AI” di Pasar Global
Diaspora Tionghua Dunia Gelar Ritual Bersama Menghormati Kaisar Kuning Xuanyuan di Henan
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.331.526 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 19,54 miliar lembar saham senilai Rp8,34 triliun. Sebanyak 244 saham naik, 285 saham menurun, dan 196 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 146,69 poin atau 0,52% ke 28.188,1, indeks Hang Seng menguat 9,07 poin atau 0,04% ke 20.409, indeks Shanghai naik 23,54 poin atau 0,72% ke 3.296,4 dan indeks Strait Times menguat 22,19 poin atau 0,68% ke 3.281,0.








