Wall Street Koreksi, Tertekan Kenaikan Bunga Imbal Hasil Obligasi AS

- Pewarta

Rabu, 29 Maret 2023 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilistrasi: Suasana bursa saham Wall Street AS/Dok

Foto ilistrasi: Suasana bursa saham Wall Street AS/Dok

MEDIA EMITEN – Tiga indeks utama saham di Wall Street terkoreksi pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) karena kenaikan bunga imbal hasil obligasi AS ysng menekan indeks, khususnya saham teknologi.

Nasdaq turun 0,45% menjadi 11.716,08, S&P 500 terkoreksi 0,16% ke 3.971,27 dan Dow Jones Industrial Average turun 37,83 poin, atau 0,12%, jadi 32.394,25.

Imbal hasil obligasi tenor 2 tahun naik di atas 4%, memberikan tekanan pada saham teknologi. “Untuk hari kedua berturut-turut, suku bunga obligasi naik, dan pasar melemah dipimpin oleh sektor yang lebih sensitif secara ekonomi, seperti energi dan industri,” kata analis pasar global Invesco, Brian Levitt dikutip CNBC International.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor juga mencermati tantangan di sektor keuangan. Kekhawatiran krisis bank-bank regional AS telah mereda berkat upaya pembuat kebijakan mengatasi tantangan tersebut. Ketakutan investor bahwa suku bunga lebih tinggi dapat mendorong ekonomi ke dalam resesi.

Saham bank melemah pada Selasa menyusul sidang kontroversial di Komite Perbankan Senat. Tiga regulator teratas masing-masing mendukung aturan yang lebih ketat untuk bank dengan aset lebih US$ 100 miliar.

Berita Terkait

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen
BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru
Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO
Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman
Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS
Di Plains, Georgia, Presiden Amerika Serikat ke-39 Jimmy Carter Meninggal Dunia pada Usia 100 Tahun
Presiden Suriah Bashar al-Assaddan dan Anggota Keluarganya Dikabarkan Telah Tiba di Moskow
Ketua BNSP Sampaikan Komitmen Penguatan Standar Halal Global melalui Kerjasama dengan Korea Muslim Federation

Berita Terkait

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:38 WIB

Nissan Kehilangan Investor Besar, Saham Merosot Hingga 6 Persen

Senin, 7 Juli 2025 - 10:04 WIB

BRICS Jadi Alternatif G7, Indonesia Ambil Posisi Strategis di Tatanan Baru

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

Perusahaan Otomotif Volvo Ungkap Alasan Tunjuk Mantan CEO Håkan Samuelsson Kembali Menjadi CEO

Rabu, 12 Februari 2025 - 13:24 WIB

Elon Musk Tawar Perusahaan pada Harga 97,4 Miliar Dolar AS, Begini Respons CEO OpenAI Sam Altman

Senin, 3 Februari 2025 - 08:04 WIB

Jepang Khawatir Berdampak Negatif Terhadap Perekonomian Global, Terkait Kebijakan Tarif AS

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB