MEDIA EMITEN – Tiga indeks saham di Bursa Wall Street, AS, ditutup menguat pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) menyusul pernyataan Menkeu AS Janet Yellen untuk menstabilkan bank-bank AS.
Indeks komposit Nasdaq di Wall Street membukukan kenaikan terbesar, 1%, karena saham teknologi terus menguat karena kenaikan suku bunga The Fed diyakini akan segera berakhir. S&P 500 naik 0,3% menjadi 3.948,73dan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,23% menjadi 32.105,25.
The Fed telah menaikkan suku bunga 0,25% atau 25 bps. The Fed juga mengisyaratkan bahwa kenaikan suku bunga, untuk mendinginkan inflasi, mungkin segera berakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Krisis perbankan di Wall Street juga membebani sentimen investor, dengan SPDR S&P Bank ETF (KBE) turun 2,5% meskipun komentar Menteri Keuangan Janet Yellen menunjukkan bahwa regulator siap untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan untuk menstabilkan bank-bank AS.
Komentar Janet Yellen dinilai akan meningkatkan kepercayaan pada sistem perbankan AS setelah penutupan Silicon Valley Bank (SVB) dan Signature Bank.
“Pendorong utama volatilitas pasar adalah investor menilai tarik-ulur antara stabilitas harga dan stabilitas keuangan,” kata analis investasi di Manajemen Kekayaan Bank AS Tom Hainlin, dikutip CNBC International.
Hainlin mengatakan bahwa Fed memiliki mandat untuk menjinakkan inflasi. Sementara di sisi lain membatasi tekanan lebih lanjut pada aktivitas pasar modal akibat kenaikan suku bunga.
Baca Juga:
ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”
Hisense Berkolaborasi dengan “Phantom Blade Zero”, Hadirkan Pengalaman Gim RGB Generasi Baru
Hikvision Umumkan Kinerja Keuangan Periode 2025 dan Triwulan I-2026
Investor akan mengamati data ekonomi barang tahan lama, serta manufaktur dan jasa yang dirilis Jumat pagi.
Presiden Fed St Louis James Bullard dijadwalkan akan berbicara pada Jumat pagi.






