Harga Minyak Menguat, Brent Tembus US$ 84/Barel

- Pewarta

Selasa, 21 Februari 2023 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Eksplorasi minyak lepas pantai/Dok.

Foto ilustrasi: Eksplorasi minyak lepas pantai/Dok.

MEDIA EMITEN – Harga minyak mentah dunia menguat hingga 1% pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), menyusul optimisme akan meningkatnya konsumsi dari importir terbesar China.

Harga minyak mentah jenis Brent naik 1,3% menjadi US$84,07 per barel, . Sedangkan minyak AS West Texas Intemediate (WTI) naik 1,1% menjadi US$77,19 per barel.

Impor minyak China diperkirakan akan mencapai titik tertinggi sepanjang masa pada tahun 2023 karena meningkatnya permintaan bahan bakar transportasi dan kilang baru mulai beroperasi.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Optimisme di sekitar China hari ini mungkin bertanggung jawab atas kenaikan yang kita lihat pada minyak mentah, yang akan sangat masuk akal mengingat itu adalah importir terbesar dunia dan diharapkan pulih dengan kuat dari transisi COVID,” kata Craig Erlam, analis pasar senior. di OANDA di London.

Menteri perdagangan China telah bertemu dengan penyuling minyak independen untuk membahas kesepakatan mereka dengan Rusia, kata lima sumber yang mengetahui masalah tersebut, impor yang telah menyelamatkan pembeli China miliaran dolar.

China, bersama dengan India, telah menjadi pembeli utama minyak mentah Rusia menyusul embargo Uni Eropa.

Di India, importir minyak terbesar ketiga dunia, impor minyak mentah naik ke level tertinggi enam bulan pada Januari.

Rusia berencana memotong produksi minyak sebesar 500.000 barel per hari, atau sekitar 5% dari produksi, pada bulan Maret setelah Barat memberlakukan batasan harga pada minyak dan produk minyak Rusia.

Pada saat yang sama, kekurangan pasokan minyak di masa depan kemungkinan akan mendorong harga menuju $100 per barel, menurut catatan Goldman Sachs.

Harga akan bergerak lebih tinggi “karena pasar berputar kembali ke defisit dengan kurangnya investasi, kendala minyak serpih dan disiplin OPEC memastikan pasokan tidak memenuhi permintaan,” tulis mereka.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru

Pers Rilis

ABC Impact Luncurkan “2025 Impact Review”

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:22 WIB