MEDIA EMITEN – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) naik tipis sebesar 4,82 poin atau 0,07% ke level 6.940,1 pada penutupan perdagangan Rabu 8 Februari 2023.
Kenaikan IHSG ditoang oleh aksi beli asing yang ada hari ini masih berlanjut dan mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) sebesar Rp 361,67 miliar di seluruh pasar. Sedang di pasar reguler beli bersih asing tercatat Rp 141,76 miliar.
Net foreign buy terbanyak terjadi pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 186,39 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 125,69 miliar, PT WIR Asia Tbk (WIRG) Rp 52,77 miliar, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 46,83 miliar, dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 39,99 miliar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,34 poin atau 0,24% ke posisi 958,9. Saham-saham sektor konsumen menguat menyusul rilis Indeks Keyakinan Konsumen (IKK).
Bank Indonesia (BI) mencatat IKK pada Januari 2023 naik menjadi 123, dari sebelumnya di angka 119,9 pada Desember 2022, yang menandakan keyakinan konsumen terhadap kondisi ekonomi Indonesia meningkat.
Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Erwin Haryono menyebut menguatnya keyakinan konsumen didorong oleh Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang tercatat meningkat pada seluruh komponen pembentuk, terutama Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha dan Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja.
Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) tercatat sebesar 133,9, atau lebih tinggi dari 127,3 pada bulan sebelumnya.
Baca Juga:
Dorong Revolusi Pangan Global, Teknologi “Food Processing” Jepang Tampil di Panggung Dunia
Riset LPEM FEB UI: Pindar AdaKami Jadi Bantalan Saat Masyarakat Hadapi Tekanan Ekonomi
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, lima sektor meningkat di mana sektor transportasi & logistik paling tinggi yaitu 1,03%, diikuti sektor barang konsumsi non primer dan sektor barang baku naik masing-masing 0,74% dan 0,48%.
Sedangkan enam sektor terkoreksi dimana sektor teknologi turun paling dalam minus 0,73%, diikuti sektor properti dan sektor energi yang masing-masing minus 0,46% dan 0,34%.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu ZATA, AHAP, HALO, LAJU, dan BCAP. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NAYZ, ISAP, BSBK, FWCT, dan SSIA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.269.126 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 22,31 miliar lembar saham senilai Rp8,70 triliun. Sebanyak 239 saham naik, 280 saham menurun, dan 208 tidak bergerak nilainya.
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei turun 79,00 poin atau 0,29% ke 27.606,5, indeks Hang Seng melemah 15,18 poin atau 0,07% ke 21.283,5, indeks Shanghai turun 15,98 poin atau 0,49% ke 3.232,1, dan indeks Strait Times menguat 4,08 poin atau 0,12% ke 3.384,9.








