Sektor Teknologi dan Energi Jadi Penopang, IHSG Naik Tipis

- Pewarta

Jumat, 13 Januari 2023 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

Foto ilustrasi: Bursa Efek Indonesia (BEI)/Dok.

MEDIA EMITEN – Saham sektor teknologi dan energi menjadi penopang IHSG pada perdagangan Jumat 13 Januari 2023. Meski asing terus melakukan aksi jual, Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil ditutup di zina hijau, naik tipis 11,9 poin atau 0,18% ke posisi 6.641,83.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor meningkat dengan sektor teknologi naik paling tinggi 1,83%, diikuti sektor energi dan sektor barang baku masing-masing naik 1,7 % dan 0,65%.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor infrastruktur turun paling dalam 0,57%, diikuti sektor barang konsumen non-primer dan sektor perindustrian masing-masing turun 0,43% dan 0,42 %, serta sektor keuangan turun 0,28%.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) senilai Rp 550,82 miliar dengan nett sell terbanyak pada saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 284,67 miliar, PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) senilai Rp 182,04 miliar, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), senilai Rp 90,19 miliar, PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp 67,95 miliar, dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) Rp 38,76 miliar.

Sebaliknya, investor asing membukukan transaksi beli bersih (net buy) terbesar pada lima saham ini, yaitu saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 70,89 miliar, PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rp 67,23 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 52,96 miliar, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 29,06 miliar, dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 21,33 miliar.

Sentimen yang menjadi penggerak pasar adalah rilis data inflasi AS yang melambat dan surplus neraca perdagangan serta kebijakan likuiditas bank sentral China.

Inflasi AS pada Desember mengalami perlambatan secara tahunan yang mengalami penurunan dari sebelumnya 7,1% menjadi 6,5%. Data tersebut tentunya akan menjadi pertimbangan bank sentral AS, Federal Reserve (Fed), sehubungan dengan suku bunga acuannya.

Pelaku pasar sendiri menilai bahwa berdasarkan data inflasi yang melambat akan memberikan ruang bagi The Fed untuk mengurangi agresivitas dalam menaikkan suku bunga.

Sementara itu neraca perdagangan China membukukan surplus sebesar US$ 78 miliar pada Desember 2022 atau mengalami kenaikan dari November 2022 yang mengalami surplus US$ 69,8 miliar.

Di sisi lain People’s Bank of China menyuntikkan total 132 miliar yuan ke sistem perbankan untuk menjaga likuiditas yang wajar dan cukup dalam sistem perbankan menjelang Liburan Tahun Baru Imlek.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.060.051 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 20,76 miliar lembar saham senilai Rp10,59 triliun. Sebanyak 250 saham naik, 268 saham menurun, dan 196 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia sore ini antara lain Indeks Nikkei turun 330,3 poin atau 1,25% ke 26.119,5, Indeks Hang Seng menguat 224,56 poin atau 1,04% ke 21.738,66, Indeks Shanghai meningkat 31,86 poin atau 1,01% ke 3.195,31, dan Indeks Strait Times naik 25,97 poin atau 0,79% ke 3.293,75.

Berita Terkait

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya
PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis
RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan
Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis
Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment
Nikmati Liburan dengan Rental Mobil Bandung Lepas Kunci
Perkuat Struktur Pendanaan Jangka Panjang, BRI Fokus Himpun Dana Murah
BRImo Siap Layani Kebutuhan Transaksi Finansial Kapan Saja, Liburan Lebih Tenang

Berita Terkait

Sabtu, 8 November 2025 - 04:56 WIB

Panduan Cara Memahami Bisnis Bitcoin dan Cara Membelinya

Rabu, 8 Oktober 2025 - 10:55 WIB

PT STM Sukseskan MotoGP Mandalika 2025, Sediakan Helikopter untuk Transportasi dan Evakuasi Medis

Senin, 22 September 2025 - 17:21 WIB

RIIFO Indonesia Memperkenalkan RIIFO Design & RIIFO Care, Solusi Inovatif untuk Industri Perpipaan

Jumat, 19 September 2025 - 21:34 WIB

Ketahui Fungsi Platform Payment di Indonesia, Mudah dan Aman untuk Transaksi Bisnis

Jumat, 12 September 2025 - 07:09 WIB

Mega Jaya, Lebih dari Sekadar Distributor Lifting Equipment

Berita Terbaru